Tokoh Gereja GKST Sebut Prof Zainal “Bapak Semua Umat”

Daftar Isi

Ir. Ucik Sangkalia dan Prof KH Zainal Abidin

PALU, Radar Sulteng – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah, Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag., terus mendapat dukungan moral dari berbagai kalangan lintas agama.

Sikapnya yang dinilai konsisten merawat toleransi dan merangkul seluruh golongan membuat Prof Zainal memiliki kedekatan dengan berbagai komunitas umat beragama di Sulawesi Tengah.

Dukungan tersebut salah satunya datang dari tokoh umat Kristiani, Penatua Ir. Ucik Sangkalia, M.Si. Ia bahkan memanjatkan doa khusus untuk Prof Zainal yang saat ini tengah menghadapi proses hukum terkait laporan terhadap Rafiq Al Amri, anggota DPD RI yang dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.

Ucik Sangkalia yang merupakan Ketua I Pengurus Harian Majelis Jemaat GKST Effatha Palu, Ketua Umum Kerukunan Keluarga WitaMori Provinsi Sulteng, sekaligus Wakil Ketua Pengurus Persekutuan Perempuan Sinode GKST, berharap Prof Zainal diberikan kekuatan dalam menghadapi persoalan tersebut.

“Saya turut mendoakan Pa Prof semoga diberi kekuatan dan mendapat pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa,” ungkap Ucik.

Menurut Ucik, dakwah dan pemikiran Prof Zainal selama ini memberikan dampak positif bagi kehidupan umat beragama, termasuk di tengah jemaat gereja.

Kehadiran Prof Zainal, kata dia, turut menumbuhkan kepercayaan di kalangan umat minoritas bahwa seluruh masyarakat merupakan bagian utuh dari kehidupan berbangsa. Sikap tersebut juga dinilai mampu mencairkan ketakutan dan memperkuat solidaritas sosial.

“Dakwah yang sejuk yang selalu disampaikan Pak Prof meminimalisir potensi konflik dan radikalisme, sehingga tercipta lingkungan yang harmonis bagi semua orang,” ujarnya.

Ucik juga mengutip pandangan Prof Zainal bahwa munculnya sikap radikal antara lain disebabkan oleh pemahaman keagamaan yang belum utuh.

“Pak Prof juga sering mengatakan jika masih ada yang radikalisme itu mereka belum memahami sepenuhnya tentang agamanya masing-masing, karena semua agama mengajarkan hal-hal yang baik,” jelasnya.

Karena keteladanannya dalam merawat keberagaman, Prof Zainal juga disebut kerap diundang dalam berbagai kegiatan gerejawi untuk menyampaikan ceramah mengenai toleransi.

Menurut Ucik, materi yang disampaikan Prof Zainal selalu mendapat respons positif dari jemaat karena dinilai membawa pesan kedamaian dan persaudaraan.

“Pak Prof sering kami undang untuk memberikan ceramah di acara gerejawi tentang toleransi dan jemaat sangat menghormati beliau. Yang disampaikan menyejukkan, membawa ketenangan dan kedamaian,” katanya.

Ucik mengatakan, kedekatan tersebut membuat jemaat memiliki panggilan khusus bagi Prof Zainal.

“Kami biasa menyebut beliau ‘Bapak Semua Umat’ karena beliau sangat toleran,” tambahnya.

Ia menegaskan, Prof Zainal merupakan sosok yang dinilainya penuh empati dan tidak pernah meremehkan orang lain. Karena itu, ia berharap Prof Zainal senantiasa mendapat perlindungan dan kekuatan dalam menghadapi persoalan yang sedang dijalani.

“Pak Prof itu orang baik dan kami selalu mendengar ceramah-ceramah beliau. Beliau tidak pernah meremehkan orang. Semoga Pak Prof baik-baik saja. Kami turut mendoakan, Pak Prof dilindungi Tuhan Yang Maha Kuasa, amin,” pungkasnya. (bar/*)