Pemkab Bangkep Perkuat Layanan Kesehatan di Wilayah Kepulauan dan Terpencil
LOBI PUSAT - Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, Selasa (1/9/2026). Foto Kominfo Bangkep
JAKARTA, Radar Sulteng – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus memperkuat komitmen meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah kepulauan dan daerah terpencil.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Banggai Kepulauan Rusli
Moidady, ST., MT saat melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Kesehatan
Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P (K), di Ruang
Pertemuan Wakil Menteri Kesehatan, Selasa (1/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi Pemkab Banggai
Kepulauan untuk menyampaikan sejumlah kebutuhan dan prioritas pembangunan
sektor kesehatan sekaligus memperkuat sinergi dengan Kementerian Kesehatan RI.
Dalam audiensi itu, terdapat tiga agenda utama yang menjadi
fokus pembahasan.
Pertama, pemenuhan fasilitas dan alat kesehatan. Pemkab
Banggai Kepulauan menyampaikan perlunya akselerasi peningkatan sarana,
prasarana, fasilitas serta alat kesehatan, baik di Rumah Sakit Daerah maupun
Puskesmas.
Kebutuhan tersebut terutama diarahkan pada fasilitas
pelayanan kesehatan di wilayah terpencil dan kepulauan yang menghadapi
tantangan geografis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kondisi Banggai Kepulauan yang terdiri atas banyak wilayah
kepulauan menjadi salah satu tantangan dalam menghadirkan pelayanan kesehatan
yang berkualitas dan mudah dijangkau. Karena itu, penguatan fasilitas kesehatan
dinilai penting agar masyarakat di seluruh wilayah mendapatkan layanan yang
memadai.
Kedua, pemerataan tenaga kesehatan. Pemkab Banggai Kepulauan
mendorong pemenuhan dan pemerataan tenaga kesehatan, terutama dokter spesialis
dan tenaga medis strategis.
Dukungan pemerintah pusat dinilai diperlukan agar kebutuhan
tenaga kesehatan di wilayah kepulauan dapat dipenuhi secara bertahap dan berkelanjutan.
Ketersediaan tenaga kesehatan yang memadai diharapkan dapat memperkuat
pelayanan sekaligus mengurangi kesenjangan akses kesehatan antara wilayah
perkotaan dengan daerah kepulauan dan terpencil.
Ketiga, dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang kesehatan.
Pemkab Banggai Kepulauan mendorong penguatan dukungan DAK melalui sinkronisasi
program daerah dengan program prioritas nasional di bidang kesehatan.
Sinkronisasi tersebut diharapkan dapat membuka ruang
dukungan yang lebih optimal untuk mempercepat pembangunan sekaligus
meningkatkan mutu layanan kesehatan sesuai kebutuhan dan karakteristik wilayah
Banggai Kepulauan.
Bupati Rusli Moidady menegaskan, pembangunan sektor
kesehatan merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia
dan kesejahteraan masyarakat Banggai Kepulauan.
Melalui audiensi tersebut, Pemkab Banggai Kepulauan berharap
kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan semakin kuat sehingga berbagai
kebutuhan strategis di bidang kesehatan dapat memperoleh perhatian dan dukungan
pemerintah pusat.
Audiensi turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten
Banggai Kepulauan dr. James Hendrik D. Pinontoan dan Plt. Direktur RSD Trikora
Demiyanus Soolani, SKM, M.Kes, bersama tim dari Kementerian Kesehatan RI.
(bar/*)
.png)

