Pasca Gempa, Pembangunan Revitalisasi TK Nurul Ikhlas Palupi Dimulai
MULAI PEMBANGUNAN - Ketua Yayasan TK Nurul Ikhlas Palupi H Kamil Badrun meletakkan batu pertama Pembangunan revitalisasi satuan pendidikan di TK Nurul Ikhlas Palupi, Kota Palu, Jumat (4/9/2026). Foto Barnabas Loinang
PALU, Radar Sulteng – Pembangunan dua ruang kelas belajar (RKB) TK Nurul Ikhlas Palupi dimulai, Jumat (4/9/2026).
Ketua Yayaysan Nurul Ikhlas Palupi H Kamil Badrun AR SE MSi
meletakkan batu pertama menandai dimulainya Pembangunan sekolah yang berdiri
pada tahun 2014 itu.
Dalam sambutannya, pembangunan revitalisasi ini merupakan
bagian dari program revitalisasi satuan pendidikan yang mendapat bantuan dari
pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
Kementerian Pendidikan.
H Kamil Badrun AR menyampaikan rasa syukur atas
terealisasinya bantuan pembangunan dua ruang kelas tersebut. Menurutnya,
pembangunan gedung baru telah lama dinantikan pihak sekolah dan yayasan,
terutama setelah bencana yang melanda Kota Palu.
NGOBROL - Ketua Yayasan TK Nurul Ikhlas Palupi H Kamil Badrun AR SE MSi didampingi Ketua Yayasan DR Yudi Tangahu dan Kepsek Nur Zakia Hidayat SPd bersama anak-anak TK.
“Kita patut bersyukur hari ini mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat untuk pembangunan dua ruang belajar di TK Nurul Ikhlas Kelurahan Palupi,” ujarnya.
Ia mengatakan, kebutuhan fasilitas pendidikan tingkat taman
kanak-kanak di Kelurahan Palupi cukup tinggi. Hal itu seiring dengan jumlah
penduduk yang cukup padat, sementara ketersediaan fasilitas pendidikan TK masih
terbatas.
Kamil mengungkapkan, setelah bencana, pihak yayasan telah
beberapa kali mendapatkan janji bantuan pembangunan fasilitas pendidikan.
Namun, realisasi bantuan tersebut baru dapat diwujudkan melalui program
revitalisasi dari pemerintah pusat.
Karena pembangunan dilaksanakan secara swakelola, Kamil
mengingatkan pengelola agar melaksanakan pekerjaan secara profesional dan
sesuai dengan petunjuk pelaksanaan (juklak), petunjuk teknis (juknis), serta
rencana anggaran biaya (RAB) yang telah ditetapkan.
“Saya titip pesan, pelaksana proyeknya harus benar-benar
profesional. Tetap berpatokan pada juklak, juknis, serta RAB yang ada. Karena
penggunaan dana sekecil apa pun akan menjadi tanggung jawab pengelola,”
tegasnya.
Ia juga meminta kepala sekolah selaku penanggung jawab
swakelola untuk lebih cermat dan berhati-hati dalam mengelola pembangunan.
Koordinasi dengan yayasan maupun pihak terkait juga dinilai penting agar
pembangunan berjalan sesuai harapan.
Kamil berharap pembangunan dua RKB tersebut dapat
diselesaikan tepat waktu sesuai jadwal pelaksanaan, yakni hingga Desember 2026.
Sementara itu, PIC Rapid PAUD BPMP Sulawesi Tengah,
Nataniel, menyampaikan apresiasi atas terealisasinya bantuan pemerintah pusat
untuk TK Nurul Ikhlas Palupi.
Menurutnya, bantuan tersebut diberikan berdasarkan hasil
penilaian pemerintah pusat terhadap kondisi dan kelayakan satuan pendidikan
yang tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
“Bantuan ini murni berdasarkan penilaian dari pusat. Dilihat
dari Dapodik bahwa sekolah ini layak dibantu,” kata Nataniel.
Ia juga mengingatkan pihak sekolah agar pelaksanaan
pembangunan tidak keluar dari juklak dan juknis yang telah ditetapkan.
Setelah pembangunan rampung, gedung tersebut nantinya akan
diserahkan kepada pihak sekolah dan yayasan untuk dimanfaatkan dalam menunjang
proses pembelajaran.
Kepala Sekolah Nur Zakia Hidayat menambahkan bantuan dua RKB
sangat berguna untuk menampung jumlah aanak-anak TK yang terus bertambah tiap
tahunnya.
“Karena gempa bangunan yang di belakang rubuh. Alhamdulillah
dengan dibangun dua kelas ini bisa menampung anak-anak sekolah disini karena
memang banyak yang mendaftar,” ujar kepsek.
Kegiatan peletakan batu pertama turut dihadiri Sekretaris
Yayasan Nurul Ikhlas Palupi Yudi Tangahu, Kepala TK Nurul Ikhlas Palupi Nur
Zakia Hidayat, S.Pd., serta Imam Masjid Sekolah Dr H Muhlis Madjamudin, MH.
(bar)
.png)


