KONI Sulteng Dorong PBFI Perkuat Organisasi

Daftar Isi

BINARAGA - Pelantikan Pengurus PBFI Sulteng Jumat (11/9/2026) di KONI Sulteng. Foto IST 

PALU, Radar Sulteng – Ketua Harian KONI Sulawesi Tengah (Sulteng) Muhamad Ifan Taufan mengatakan pentingnya penataan organisasi dan pembinaan prestasi di tubuh Persatuan Binaraga dan Fitness Indonesia (PBFI) Sulteng.

Hal itu disampaikan Ifan saat mewakili Ketua Umum KONI Sulteng Fathur Razaq dalam pelantikan Pengurus Provinsi (Pengprov) PBFI Sulteng periode 2026-2030 di Aula KONI Sulteng, Jumat (11/9/2026). Hadir dalam pelantikan Wakil Ketua Umum KONI Sulteng Helmy Umar, Direk Warsita. Juga Kabid Kepemudaan Dispora Sulteng Sandrina L Kaliey.

Ifan mengatakan, terdapat dua hal penting yang harus menjadi perhatian kepengurusan PBFI yang baru. Pertama, penataan dan pembinaan organisasi harus dilakukan secara baik dan berkelanjutan. Kedua, pembinaan prestasi atlet harus menjadi bagian utama dari program kerja organisasi.

Menurutnya, penataan organisasi yang baik menjadi fondasi bagi PBFI dalam menjalankan program pembinaan atlet dan membangun prestasi olahraga binaraga di Sulteng.

“Pertama adalah bagaimana penataan dan pembinaan organisasi ini bisa berjalan dengan baik. Kemudian yang kedua adalah pembinaan prestasi,” ujar Ifan.

Ia menilai binaraga bukan cabang olahraga yang asing bagi Sulteng dalam hal prestasi. Binaraga memiliki sejarah dalam menyumbangkan medali bagi daerah pada ajang olahraga nasional.

Karena itu, keberadaan kepengurusan baru PBFI Sulteng diharapkan dapat menjadi momentum untuk kembali membangun kekuatan organisasi sekaligus mengembalikan kejayaan prestasi binaraga Sulteng.

Ifan juga mengatakan persoalan organisasi jangan sampai kembali menghambat atlet untuk berkompetisi di ajang nasional.

Ia berharap melalui tata kelola organisasi yang semakin baik, PBFI tidak lagi menghadapi persoalan yang berujung pada sanksi organisasi.

Menurut Ifan, keberadaan sanksi organisasi pada akhirnya dapat berdampak terhadap atlet yang seharusnya mendapatkan kesempatan untuk bertanding dan mengukir prestasi.

Karena itu, ia berharap PBFI di seluruh tingkatan dapat menjaga komunikasi, membangun koordinasi dan menjalankan organisasi sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, persoalan organisasi tidak lagi menjadi penghalang bagi pembinaan atlet.

Lebih jauh, KONI Sulteng berharap cabang olahraga binaraga dapat kembali dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON). Menurut Ifan, kesempatan tersebut penting bukan hanya bagi daerah, tetapi juga untuk kepentingan prestasi olahraga Indonesia.

“Kita berharap binaraga bisa kembali dipertandingkan di PON, sehingga bisa berprestasi untuk bangsa,” katanya.

Ia menegaskan, KONI Sulteng mendukung kepengurusan baru PBFI dalam melakukan pembenahan organisasi dan meningkatkan pembinaan atlet. Dukungan tersebut diharapkan diikuti dengan program yang konkret, terutama dalam menjaring dan membina atlet potensial dari daerah.

Dengan organisasi yang tertata dan pembinaan prestasi yang berjalan baik, Ifan optimistis PBFI Sulteng dapat kembali melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

“Harapan kita tentu organisasi semakin baik, pembinaan semakin baik, sehingga prestasi atlet juga semakin baik,” pungkasnya. (bar)