HUT ke-48 Palu, Gebyar Kuliner dan Musik Siap Ramaikan Kota

Daftar Isi

Mohammad Ridwan Karim
PALU, Radar Sulteng – Persiapan HUT ke-48 Kota Palu mulai dipacu Dinas Pariwisata. Perayaan tahun ini diarahkan menjadi pesta rakyat yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membuka ruang bagi UMKM dan pelaku seni lokal.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palu, Mohammad Ridwan Karim, mengatakan sejumlah agenda sedang dimatangkan. Rangkaian kegiatan akan diisi pertunjukan musik, tari, olahraga serta sajian kuliner yang melibatkan pelaku usaha lokal.

“Kegiatan HUT kota ini semua untuk pesta rakyat. Ada UMKM, ada olahraganya, ada tampilan-tampilannya, ada upacara di dalamnya,” kata Ridwan saat ditemui, Selasa (15/09/2026).

Untuk panggung hiburan, Dinas Pariwisata menggandeng band lokal, band indie, band religi, komunitas tari dan sanggar seni. Kehadiran mereka diharapkan membuat perayaan lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memberi kesempatan bagi talenta daerah untuk tampil.

“Kalau kami dari pariwisata, tampilan band-band indie, terus band-band religi, band lokal juga. Semua ada dengan tampilan-tampilan tari-tarian,” ujarnya.

Sementara nama artis yang akan didatangkan dari luar daerah masih dirahasiakan. Ridwan menyebut prosesnya belum final sehingga pengumuman pengisi acara menunggu peluncuran resmi.

“Saya belum bisa mengatakan itu siapa. Nantilah kalau sudah launching. Siapa-siapa yang akan tampil baru bisa saya sampaikan,” katanya.

Tak hanya panggung hiburan, geliat kuliner juga disiapkan. Gebyar kuliner dijadwalkan berlangsung 25–30 September dan menjadi salah satu ruang bagi UMKM memperkenalkan produknya kepada masyarakat.

Ridwan melihat agenda tersebut berpeluang mendatangkan pengunjung dari luar Palu. Kedatangan warga dari kabupaten sekitar dinilai dapat ikut menghidupkan transaksi di sektor kuliner dan usaha kecil.

“Kalau dari luar datang, dari kabupaten tetangga datang, pastinya mereka akan belanja di sini,” ujarnya.

Lapangan Vatulemo menjadi salah satu titik yang dipandang potensial untuk mendongkrak keramaian. Menurut Ridwan, kawasan itu sudah menjadi ruang berkumpul warga, khususnya pada akhir pekan.

“Ada kegiatan pun, dengan tidak ada kegiatan, Vatulemo sudah kelihatan sangat ramai. Apalagi kalau ada kegiatan kota di situ tentu lebih membludak lagi masyarakat yang datang,” jelasnya.

Rangkaian tersebut diharapkan ikut memperkuat geliat wisata perkotaan Palu. Bagi Dinas Pariwisata, HUT ke-48 menjadi kesempatan untuk mempertemukan hiburan, kuliner dan potensi lokal dalam satu perayaan.

“Kami mengharapkan di ulang tahun Kota Palu yang ke-48 ini destinasi-destinasi di Kota Palu semakin muncul dan bergerak guna Palu bisa lebih maju ke depan dari segi pariwisata,” tutupnya Ridwan. (AKA)