HKG PKK ke-54 Jadi Momentum Perkuat Gerakan hingga Kecamatan
SIGI – Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 di Kabupaten Sigi tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat konsolidasi dan koordinasi gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) hingga tingkat kecamatan.
Semangat itu diwujudkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor)
TP-PKK Kabupaten Sigi yang digelar di Aula Kantor Bupati Sigi, Desa Bora,
Kecamatan Sigi Kota, Selasa (15/9/2026).
Rakor menjadi ruang evaluasi, penyamaan persepsi sekaligus
penyusunan rencana tindak lanjut pelaksanaan program PKK di daerah. Program
yang dijalankan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan administratif, tetapi
mampu diterjemahkan menjadi aksi yang menyentuh kebutuhan keluarga dan
masyarakat.
Dalam konteks pembangunan daerah, TP-PKK Kabupaten Sigi
diarahkan untuk terus memperkuat kontribusinya terhadap sejumlah agenda
prioritas, di antaranya percepatan penurunan stunting dan pengentasan
kemiskinan.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris I TP-PKK Provinsi
Sulawesi Tengah, Regina A. Satrianingsih yang mewakili Ketua TP-PKK Provinsi
Sulawesi Tengah, Sri Nirwanti Bahasoan. Hadir pula Bupati Sigi Mohamad Rizal
Intjenae selaku Ketua Pembina TP-PKK Kabupaten Sigi, Ketua TP-PKK Kabupaten
Sigi Siti Halwiah, Staf Ahli TP-PKK Kabupaten Sigi Roro Istanti Pongi, serta
jajaran pengurus TP-PKK.
Turut hadir Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi
Sulawesi Tengah Boni Hardi Utomo, Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi Nuim Hayat,
unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah dan jajaran TP-PKK kecamatan.
Ketua TP-PKK Kabupaten Sigi, Siti Halwiah Rizal, mengatakan
semangat HKG ke-54 harus diterjemahkan melalui penguatan koordinasi dan implementasi
program secara nyata.
Menurutnya, Rakor menjadi bagian penting untuk memastikan
program PKK yang telah dirumuskan dapat dipahami dan dilaksanakan secara
berjenjang hingga tingkat kecamatan.
“Rakor ini untuk mengoordinasikan pelaksanaan program PKK yang
sudah dihasilkan melalui Rakernas. Setelah ini, TP-PKK kecamatan akan
menindaklanjuti hasil yang sudah dibahas dan dilaksanakan di wilayah
masing-masing,” ujar Siti Halwiah.
Ia menjelaskan, pelaksanaan program di tingkat daerah tetap
mengacu pada hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PKK ke-10, termasuk berbagai
dokumen pedoman pelaksanaan kegiatan pada Pokja I, Pokja II, Pokja III dan
Pokja IV.
Selain koordinasi program, momentum HKG juga dimanfaatkan
untuk meningkatkan kapasitas kader PKK. Melalui bimbingan teknis (bimtek), para
kader diharapkan semakin memahami tugas dan mampu menerjemahkan program sesuai
kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.
Salah satu hasil yang menjadi perhatian dalam Rakor adalah
penyusunan rencana tindak lanjut (RTL), terutama terkait dukungan TP-PKK
terhadap upaya penurunan stunting dan pengentasan kemiskinan.
Siti Halwiah menegaskan, hasil Rakor dan rangkaian HKG tidak
berhenti pada perumusan program. Pelaksanaan kegiatan di tingkat kecamatan akan
dievaluasi secara berkala.
“Setelah Rakor ini, selanjutnya TP-PKK kecamatan akan
melaksanakan program yang sudah dibahas. Karena tadi juga ada bimtek, nanti
kita evaluasi apakah kegiatan tersebut sudah terlaksana,” katanya.
Melalui konsolidasi secara berjenjang, TP-PKK Kabupaten Sigi
diharapkan semakin mampu mengambil peran dalam mendukung program pemerintah
daerah, sekaligus menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung terhadap
peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.
Peringatan HKG PKK ke-54 pun menjadi momentum untuk
memperkuat semangat kebersamaan, koordinasi dan gotong royong seluruh kader
PKK. Keberlanjutan program, keterlibatan kader hingga tingkat bawah serta
evaluasi berkala menjadi bagian penting agar gerakan PKK tetap relevan dan
memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sigi. (*/bar)
.png)

