Bupati Morut Minta BAZNAS Berperan Nyata Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Daftar Isi

LANTIK - Bupati Morowali Utara Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, mengukuhkan pimpinan BAZNAS Morowali Utara dalam rangkaian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Ruang Pola Kantor Bupati, Senin (21/9/2026).

MOROWALI UTARA, Radar Sulteng – Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, meminta pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Morowali Utara yang baru dikukuhkan mengambil peran nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Delis menyampaikan hal itu saat membuka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus BAZNAS dan IPIM Morowali Utara di Ruang Pola Kantor Bupati, Senin (21/9/2026).

Menurut Delis, BAZNAS memiliki posisi strategis dalam mendukung pengentasan kemiskinan melalui pengelolaan zakat. Sementara itu, imam masjid dan tokoh agama memiliki kedekatan dengan masyarakat sehingga dapat menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan pesan-pesan pembangunan.

“Peran para imam, peran para tokoh agama sangat sentral dalam pembangunan daerah ini,” kata Delis.

Ia menyoroti potensi zakat di Morowali Utara yang dinilai masih dapat dioptimalkan. Berdasarkan informasi yang diterimanya, penghimpunan zakat saat ini berada di kisaran Rp200 juta.

Angka tersebut, kata dia, masih berpeluang ditingkatkan dengan mempertimbangkan jumlah aparatur sipil negara (ASN) dan perkembangan aktivitas usaha di daerah itu.

“Karena itu tugas berat bagi pengurus yang baru saja dilantik untuk bagaimana mengoptimalkan ini,” ujarnya.

Delis berharap BAZNAS dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar pengelolaan zakat, infak, dan sedekah semakin terarah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Tengah, Hatamuddin Thamrin, S.Sos., MM, menegaskan pengukuhan pengurus BAZNAS bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk penerimaan amanah untuk mengelola kepentingan umat.

“Pelantikan itu bukan sekadar seremonial, tetapi adalah ikrar, sumpah, dan amanah. Bapak-Ibu dititipkan amanah untuk mengurus umat yang ada di Kabupaten Morowali Utara,” kata Hatamuddin.

Ia meminta pengurus menjaga integritas, menjalankan prinsip syariah, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, terutama dalam program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Delis mengukuhkan pimpinan BAZNAS Morowali Utara, yakni Ustaz Lahudin sebagai ketua, Ustaz Mursalim, MS sebagai Ketua I, dan Hj. Nurjanah sebagai Ketua II.

Sementara pengurus IPIM Morowali Utara dikukuhkan oleh Ketua IPIM Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. H. Abd. Aziz Tammauni, MM. Susunan pengurus di antaranya Moh. Najib Umar, M.Ap sebagai ketua, Amrilla, M.Pd sebagai sekretaris, dan Munir, S.Pd sebagai bendahara.

Selain pembinaan keagamaan, Delis berharap para imam masjid turut mengambil bagian dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap persoalan sosial, termasuk kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah.

Ia meminta para imam menyampaikan kepada umat bahwa menjaga kebersihan merupakan bagian dari nilai keagamaan sekaligus tanggung jawab bersama.

“Pemerintah tidak bisa sendirian. Seberapa banyak pun armada sampah yang kita siapkan, seberapa banyak pun tenaga kebersihan yang kita siapkan, ketika budaya bersih itu tidak mulai dari diri sendiri, maka akan sulit kita menciptakan Morowali Utara yang asri,” ujarnya.

Menurut Delis, pesan-pesan tersebut akan lebih mudah diterima masyarakat apabila disampaikan secara konsisten melalui tokoh agama dan pemimpin komunitas. (bar/*)