Berani Cerdas Bantu Ringankan Beban Orang Tua

Daftar Isi

FOKUS SDM : Gubernur Sulteng Anwar Hafid bersama para mahasiswa. Foto IST

PALU, Radar Sulteng – Program Berani Cerdas yang digagas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dinilai memberikan manfaat nyata bagi keluarga kurang mampu, khususnya dalam meringankan beban biaya pendidikan anak.

Program yang menjadi salah satu program prioritas Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur Reny A Lamadjido itu memberikan bantuan biaya pendidikan bagi siswa SMA, SMK, SLB hingga mahasiswa pada jenjang S1, S2 dan S3 sesuai ketentuan penerima manfaat.

Salah seorang orang tua siswa asal Kabupaten Banggai, Jemmy, menilai kehadiran program tersebut sangat membantu keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.

“Jadi orang tua tidak perlu lagi berpikir biaya sekolah dan kuliah bagi anak-anaknya, khusus yang ekonominya masuk kategori desil 1, 2, 3 dan 4,” ujar Jemmy kepada media ini, Kamis (3/9/2026).

Menurutnya, program tersebut memberikan peluang kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk tetap melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.

“Program Berani Cerdas ini sangat membantu para orang tua siswa dan mahasiswa yang orang tuanya kurang mampu,” katanya.

Ia berharap bantuan pendidikan tersebut juga diikuti pengawasan dari orang tua agar anak-anak penerima manfaat dapat memanfaatkan kesempatan itu dengan sebaik-baiknya.

“Tinggal anak-anak kita dipantau, diawasi agar benar-benar fokus belajar, sehingga tidak ada lagi putra-putri daerah ini putus sekolah hanya karena biaya pendidikannya terbatas,” ujarnya.

Jemmy juga menilai program Berani Cerdas dan Berani Sehat merupakan program yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas karena menyentuh kebutuhan dasar.

Menurut dia, pelaksanaan kedua program tersebut patut diapresiasi karena memberikan perhatian terhadap pendidikan dan kesehatan masyarakat.

“Kalau masih ada yang nyinyir soal pelaksanaan program Berani Cerdas dan Sehat Gubernur dan Wagub Anwar Hafid-Reny Lamadjido, maka itu dapat dipastikan orang iri, belum bangkit dari kekalahan dalam kontestasi politik atau mungkin kecewa karena permintaan pribadinya belum dipenuhi,” ungkapnya.

Sementara itu, pendidikan merupakan hak konstitusional warga negara sebagaimana diatur dalam Pasal 31 UUD 1945. Pemerintah juga memiliki kewajiban memastikan masyarakat memperoleh akses pendidikan.

Melalui Berani Cerdas, Pemprov Sulteng diharapkan dapat memperluas kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Program tersebut juga diharapkan berjalan konsisten sehingga penerima manfaat dapat menyelesaikan pendidikan hingga jenjang yang ditempuh.

Bagi para orang tua, keberlanjutan program menjadi penting agar persoalan biaya tidak lagi menjadi alasan anak-anak Sulawesi Tengah menghentikan pendidikan di tengah jalan. (bar/*)