ASKAB Donggala Gelar Silaturahmi Klub, Siapkan Seleksi Tim untuk Porprov Morowali

Daftar Isi

Moh. Ifan Taufan, SH.
PALU, Radar Sulteng – Asosiasi Kabupaten (ASKAB) PSSI Donggala mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-10 Sulawesi Tengah yang akan berlangsung di Kabupaten Morowali.

Langkah awal dilakukan dengan mengundang seluruh klub sepak bola dan Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kabupaten Donggala untuk mengikuti pertemuan dan silaturahmi bersama Pelaksana Tugas (Plt) Ketua ASKAB PSSI Donggala, Moh. Ifan Taufan, SH.

Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung Rabu, 9 September 2026, pukul 13.00 WITA hingga selesai di Aula Kantor KONI Sulawesi Tengah, Jalan KH. Ahmad Dahlan Nomor 25.

Selain menjadi ajang silaturahmi dan memperkuat komunikasi antara ASKAB dengan klub serta SSB, pertemuan ini juga menjadi momentum menyusun langkah strategis menghadapi Porprov ke-10 di Kabupaten Morowali.

Salah satu agenda penting yang akan dibahas adalah mekanisme seleksi pemain untuk membentuk tim sepak bola Kabupaten Donggala yang akan dipersiapkan menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

ASKAB PSSI Donggala diharapkan dapat menjaring pemain-pemain terbaik dari klub dan SSB yang ada di daerah itu. Seleksi secara terbuka dan terukur menjadi bagian penting untuk membangun tim yang solid dan kompetitif.

“Targetnya bukan sekadar ambil bagian dalam Porprov, tetapi mampu membawa nama Donggala meraih prestasi terbaik di cabang olahraga sepak bola,” kata Ifan Taufan.

Dalam pertemuan itu nanntinya ada pengenalan Plt Ketua ASKAB Donggala, silaturahmi dengan klub dan SSB terdaftar, penyampaian informasi serta program kerja ASKAB, hingga persiapan tahapan penunjukan Ketua PSSI Kabupaten Donggala.

Selain itu, perkembangan klub dan SSB juga akan menjadi bahan diskusi, termasuk pembahasan mekanisme seleksi untuk menghadapi Porprov ke-10 di Kabupaten Morowali.

Ifan Taufan mengharapkan seluruh ketua dan pengurus klub dapat hadir dalam pertemuan tersebut.

“Kehadiran seluruh klub dan SSB dinilai penting untuk menyatukan persepsi sekaligus membangun koordinasi yang lebih baik dalam mempersiapkan tim Donggala,” ujarnya. (bar)