Arus Abdul Karim Dorong Lulusan Unismuh Berkontribusi bagi Sulteng
DUKUNG SDM UNGGUL - Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah H. Mohammad Arus Abdul Karim menghadiri Wisuda Sarjana ke-56 dan Pascasarjana ke-12 Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu di Gedung Banua Kaili Rusdie Toana, Sabtu (5/9/2026).
PALU, Radar Sulteng – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah H.
Mohammad Arus Abdul Karim menghadiri prosesi Wisuda Sarjana ke-56 dan
Pascasarjana ke-12 Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu di Gedung Banua
Kaili Rusdie Toana, kawasan Kampus Unismuh Palu, Sabtu (5/9/2026).
Kehadiran Arus Abdul Karim yang akrab disapa Bung Arus
tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan dunia pendidikan tinggi
sekaligus apresiasi kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah
menyelesaikan pendidikan akademiknya.
Prosesi wisuda turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi
Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Tengah, Ketua DPP Muhammadiyah, para guru
besar, pimpinan dan civitas akademika Unismuh Palu, serta orang tua dan
keluarga para wisudawan.
Suasana wisuda berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan.
Rangkaian prosesi dipandu menggunakan dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan
Bahasa Inggris, sehingga memberikan nuansa akademik yang semakin kuat serta menciptakan
suasana yang tertib dan elegan.
Bagi para lulusan, wisuda tersebut menjadi momentum penting
karena menandai berakhirnya satu tahapan pendidikan sekaligus menjadi awal
untuk memasuki dunia profesional, pengabdian, dan memberikan kontribusi nyata di
tengah masyarakat.
Arus Abdul Karim menilai perguruan tinggi memiliki peran
strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk mendukung
pembangunan daerah. Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya bertugas mencetak
lulusan secara akademik, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki karakter,
integritas, kemampuan berpikir kritis dan adaptif.
Di tengah perkembangan Sulawesi Tengah yang semakin pesat,
kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang memiliki kompetensi menjadi salah
satu faktor penting dalam menopang pembangunan daerah.
Karena itu, para lulusan diharapkan tidak berhenti pada
pencapaian gelar akademik. Ilmu, pengalaman dan kompetensi yang diperoleh
selama menempuh pendidikan harus dapat diterapkan untuk memberikan manfaat bagi
masyarakat, daerah dan bangsa.
Momentum wisuda Unismuh Palu juga menjadi pengingat bahwa
pembangunan Sulawesi Tengah tidak semata-mata bergantung pada kekayaan sumber
daya alam. Kualitas sumber daya manusia menjadi modal penting untuk mengelola
berbagai potensi daerah secara profesional, inovatif dan berkelanjutan.
Kehadiran Ketua DPRD Sulteng dalam prosesi tersebut
sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan
pemerintahan dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki kapasitas, karakter
dan daya saing.
Para lulusan Unismuh Palu diharapkan mampu mengambil peran
di berbagai bidang serta menjadi bagian dari generasi yang membawa perubahan
positif dan ikut menjawab tantangan pembangunan Sulawesi Tengah di masa
mendatang. (bar/*)
.png)

