Agar Perbedaan Tak Jadi Sekat, Wagub Reny Ajak Perkuat Silaturahmi Kebangsaan
WAKIL Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes saat menghadiri Silaturahmi Kebangsaan dan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar PW IKA PMII) Sulteng, di Jalan Zebra 1, Sabtu malam (19/9). FOTO: IST
PALU, Radar Sulteng - Silaturahmi kebangsaan merupakan bagian penting untuk menjaga persatuan dan persaudaraan antarelemen masyarakat.
Dengan kondisi kemajemukan di Bumi Tadulako Sulawesi Tengah
maka semangat kebangsaan mesti terus dipupuk supaya perbedaan tidak menjadi
sekat yang memisahkan.
Demikian penyampaian Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido,
Sp.PK., M.Kes saat menghadiri Silaturahmi Kebangsaan dan Maulid Nabi Muhammad
SAW yang digelar Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam
Indonesia (PW IKA PMII) Sulteng, di Jalan Zebra 1, Sabtu malam (19/9).
“Silaturahmi ini penting karena dari pertemuan seperti ini
kita bisa menjaga komunikasi, kepedulian dan kebersamaan,” terangnya untuk
memperkuat persaudaraan dan keharmonisan.
Semangat ini lanjutnya, sangat relevan dengan akhlak
Rasulullah yang memandang kemuliaan seseorang tidak ditentukan dari latar
belakang dan kedudukannya, melainkan dari seberapa besar ia bisa memberikan
manfaat kepada sesama.
Keteladanan tersebut diharapnya bisa ditiru secara luas
selain menjaga ibadah-ibadah wajib yang telah diajarkan Rasulullah.
“Mari kita perkuat persaudaraan, konsisten menjaga salat,
berzikir dan memperbanyak shalawat,” ajaknya untuk menghidupkan cahaya
Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Jalannya kegiatan diisi dengan pembacaan Barzanji, pidato
kebangsaan dan hikmah maulid.
Nampak hadir Ketua PW IKA PMII Rahmawati M. Nur, S.Ag, Ketua
MUI Kota Palu Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag, Ketua PW Muhammadiyah Sulteng
Dr. Amin Pakarasi, S.Ag., M.PdI, Anleg DPRD Sulteng, tokoh masyarakat, majelis
taklim, serta pengurus,kader dan alumni PMII.(*)
.png)

