Wagub Sambut Kedatangan Penerbangan Perdana dari Guangzhou di Palu
SAMBUT PENERBANGAN PERDANA — Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., bersama jajaran menyambut penerbangan perdana China Southern Airlines rute Guangzhou–Palu di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Palu, Selasa (11/8).
PALU, Radar Sulteng — Konektivitas penerbangan internasional Sulawesi Tengah kembali bertambah. China Southern Airlines resmi membuka rute penerbangan langsung Guangzhou–Palu dan Palu–Guangzhou yang ditandai dengan kedatangan penerbangan perdana (Inaugural Flight) di Bandar Udara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Palu, Selasa (11/8).
Kedatangan pesawat China Southern Airlines
disambut Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes.,
bersama jajaran terkait melalui prosesi water salute.
Wakil Gubernur mengatakan, pembukaan rute
langsung tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi
Tengah dalam memperkuat konektivitas internasional sekaligus membuka peluang
baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Sejak tahun 2025, Pak Gubernur sudah berusaha bagaimana bandara internasional ini bisa memiliki penerbangan langsung ke Tiongkok. Alhamdulillah, hari ini China Southern Airlines membuka rute Guangzhou–Palu dan Palu–Guangzhou,” ujar Reny.
Menurutnya, konektivitas langsung dengan
Guangzhou tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka
peluang pengembangan perdagangan, investasi, pariwisata, hingga berbagai
aktivitas ekonomi antara Sulawesi Tengah dan Tiongkok.
Sebelumnya, masyarakat yang hendak bepergian
dari Palu menuju Guangzhou harus transit terlebih dahulu di Jakarta. Dengan
dibukanya rute langsung tersebut, waktu dan biaya perjalanan diharapkan menjadi
lebih efisien.
Dulu kalau mau ke Guangzhou harus ke Jakarta dulu, bahkan harus menginap. Sekarang kita bisa langsung dari Palu. Ini luar biasa,” katanya.
Tingginya minat masyarakat juga terlihat pada
penerbangan perdana. Dari sekitar 200 kursi yang tersedia, sebanyak 176 kursi
telah terisi.
Reny berharap tingkat keterisian penumpang
tersebut dapat dipertahankan melalui promosi bersama, sehingga rute
Palu–Guangzhou dapat berjalan konsisten dan frekuensi penerbangannya terus
meningkat.
Ia menyebutkan, mulai September mendatang
frekuensi penerbangan tersebut direncanakan bertambah menjadi dua kali dalam
sepekan.
Promosi ini jangan berhenti di sini. Mari kita bersama-sama, melalui Dinas Pariwisata dan Dinas Perhubungan, mempromosikan penerbangan ini supaya terus penuh,” tegasnya.
Menurut Reny, keberadaan penerbangan internasional
menjadi bagian penting dalam upaya memperkenalkan Sulawesi Tengah ke dunia
internasional. Konektivitas tersebut diharapkan turut mendorong pertumbuhan
perdagangan, ekonomi, pariwisata, dan hubungan antardaerah maupun antarnegara.
Kalau kita ingin dikenal, kita harus punya bandara internasional dan penerbangan internasional. Ini membuka jalan semakin majunya perdagangan, ekonomi, pariwisata, dan hubungan kita dengan negara lain,” ujarnya.
Ia berharap kerja sama antara pemerintah,
maskapai, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus berlanjut, diikuti
peningkatan frekuensi penerbangan serta pengembangan infrastruktur Bandara
Internasional Mutiara SIS Al-Jufri.
Kita berharap ini bisa berjalan konsisten, frekuensi penerbangan terus bertambah, dan Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri semakin berkembang. Ini adalah wujud komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah agar daerah kita terus maju,” pungkasnya.
Turut hadir dalam penyambutan tersebut General
Manager China Southern Airlines Mr. Wang Hongxiong, Kepala Bandara
Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Prasetiyohadi, S.T., S.H., M.H., unsur
Forkopimda, serta kepala OPD terkait. (bar)
.png)

