Turnamen Petangque Internasional Undikma
RAIH PERUNGGU - Heriyanto dan Albar, bersama kedua asisten pelatih di Mataram, NTB. Foto IST
Heriyanto Heriyanto Kembali Sumbang Medali
MATARAM, Radar Sulteng – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet petanque Sulawesi Tengah asal Kabupaten Banggai, Serda Heriyanto. Berpasangan dengan Ahmad, atlet asal Kalimantan Barat, Heriyanto sukses meraih medali perunggu pada nomor Double Open dalam Undikma International Petanque Tournament di Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Kejuaraan petanque bertaraf internasional tersebut
berlangsung di Kampus Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma) Mataram, 7-9
Agustus 2026. Turnamen diikuti atlet dari berbagai daerah di Indonesia serta
peserta dari Malaysia.
Heriyanto dan Ahmad tampil kompetitif sepanjang pertandingan
hingga berhasil mengamankan posisi ketiga pada nomor Double Open. Raihan
tersebut sekaligus menambah catatan prestasi atlet petanque Sulteng di level
nasional dan internasional.
Dalam kejuaraan itu, Heriyanto dan Ahmad didampingi asisten
pelatih Albar dan Alim. Konsistensi Heriyanto dalam meraih medali menjadi
catatan positif bagi pembinaan petanque di Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten
Banggai.
Sebelumnya, Heriyanto juga sukses meraih medali emas pada
ajang Ubesa International Open. Capaian di Undikma menjadi kelanjutan dari tren
positif tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses pematangan kemampuan
menghadapi agenda olahraga yang lebih besar.
Terima kasih kepada Pangdam XXIII Palaka Wira, Ketua Umum KONI Sulteng, FOPI Sulteng dan semua pihak yang mendukung, terkhusus pelatih serta orang tua saya yang senantiasa mendoakan,” ujar Heriyanto.
Prestasi tersebut juga diharapkan menjadi modal penting bagi
Heriyanto dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) yang akan digelar
di Morowali. Pengalaman bertanding di berbagai kejuaraan menjadi bagian dari
upaya meningkatkan kemampuan dan mental bertanding.
Dengan kerja keras dan konsistensi latihan, Heriyanto terus
berupaya menjaga performanya dan memberikan kontribusi prestasi bagi Kabupaten
Banggai maupun Sulawesi Tengah.
Sementara itu, Undikma International Petanque Tournament
mempertandingkan lima kategori, yakni International Double Open yang diikuti 77
peserta, International Triple Open 51 peserta, Nasional Lecturer Single Open 24
peserta, Nasional Lecturer Double Open 19 peserta, serta Triple Eksekutif
sebanyak sembilan peserta.
Peserta berasal dari sejumlah daerah dan perguruan tinggi di
Indonesia, antara lain Universitas Negeri Surabaya, Universitas Gorontalo,
Universitas Siliwangi, serta Undikma selaku tuan rumah. Turnamen juga diikuti
peserta dari Malaysia. Para pemenang memperoleh dana pembinaan, medali dan
sertifikat.
Kejuaraan tersebut dibuka Ketua Umum KONI Pusat Marciano
Norman. Menurutnya, penyelenggaraan turnamen internasional tersebut menunjukkan
kesiapan NTB, khususnya Undikma, dalam mengambil bagian pada persiapan
pelaksanaan PON XXII/2028.
Petanque menjadi salah satu cabang olahraga yang akan dipertandingkan
pada PON XXII/2028. Marciano mengatakan, penyelenggaraan kejuaraan tersebut
menjadi salah satu bentuk dukungan Undikma terhadap kesiapan NTB.
Pada kejuaraan ini, terkandung pesan bahwa NTB di-backup oleh UNDIKMA yang siap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 cabang olahraga petanque,” tegas Marciano. (bar)
.png)

