Sulteng Raih Juara I dan Runner Up Turnamen Gateball di Bali

Daftar Isi

JUARA - Tim Gateball Sulteng pada Piala Gubernur Bali 2026 di Denpasar. Foto IST

Asbudianto : Evaluasi Semua Nomor 

PALU, Radar Sulteng – Tim Gateball Sulawesi Tengah (Sulteng) meraih satu emas dan satu perak pada Open Gateball Turnamen Piala Gubernur Bali yang berlangsung 6-8 Agustus 2026 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

Sulteng merebut juara pertama pada nomor double campur melalui pasangan Rahmat Dimas dan Mastati. Sementara pada nomor beregu mix, Sulteng menempati peringkat kedua setelah kalah dari Pelindo Surabaya, Jawa Timur, pada partai final dengan skor 10-13.

Pada nomor beregu mix, Sulteng melewati babak penyisihan dengan menghadapi sejumlah tim. Sulteng menang 14-13 atas Pergatsi Sulteng, kemudian menang 19-7 atas Pergatsi Gianyar, 19-10 atas Pergatsi Denpasar, serta 13-5 atas Pergatsi Badung.

Hasil tersebut membawa Sulteng melaju ke babak delapan besar dan menghadapi NTB Mandalika. Sulteng kemudian melanjutkan langkah ke semifinal dan menang 10-8 atas Waterlife Sulteng.

Di final, Sulteng harus mengakui keunggulan Pelindo Surabaya dengan skor 10-13 sehingga menempati posisi kedua.

Tim beregu mix Sulteng diperkuat Randi Fridolin, Agus Huma, Rahmat Dimas, Adiguna Setiawan, Mastati, Nur Fitriani dan Ayunda Putri.

Sementara pada nomor double campur, pasangan Rahmat Dimas yang pada PON 2024 meraih emas singel man, dan Mastati bermain kompak sejak babak penyisihan hingga final. Pada babak penyisihan, mereka menang 11-9 atas Pergatsi Gianyar Bali, 12-8 atas Pergatsi Badung Bali, dan 14-10 atas Surya Modjo Kerto.

Di babak delapan besar, Sulteng kembali menang 11-9 atas Pergatsi Badung Bali. Pada semifinal, pasangan Sulteng menghadapi Pandawa Brother Sulteng dan berhasil melaju ke final.

Pada partai puncak, pasangan Sulteng menang 14-11 atas Pergatsi Gianyar Bali dan menempati posisi pertama nomor double campur.

Pelatih Gateball Sulteng, Asbudianto, mengatakan hasil turnamen tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi tim, terutama untuk melihat kekurangan yang masih muncul selama pertandingan.

Menurut dia, hasil yang diraih belum menjadi ukuran akhir karena para atlet dipersiapkan untuk menghadapi agenda yang lebih panjang, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Evaluasi focus kemampuan teknis, konsistensi permainan, komunikasi antarpemain serta pengambilan keputusan saat pertandingan. Hal tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kesiapan atlet menghadapi persaingan pada level nasional,” ujar Asbudianto.

Asbudianto yang juga Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Tengah menyebut proses persiapan menuju PON 2028 masih cukup panjang. Karena itu, hasil dari setiap kejuaraan akan menjadi bahan untuk memperbaiki performa dan menyusun program pembinaan atlet ke depan.

Hasil di Bali, kata dia, diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pematangan atlet, sehingga tim memiliki waktu untuk memperbaiki sejumlah kekurangan sebelum menghadapi persaingan pada PON 2028. (bar)

 


 

IKLAN