Pembangunan Huntara Ditarget Rampung September 2026

Daftar Isi

Rizal Intjinae

SIGI, Radar Sulteng – Pemerintah Kabupaten Sigi terus mempercepat proses pemulihan pascagempa bumi yang melanda Kecamatan Palolo dan Nokilalaki, dengan fokus utama pada penyelesaian pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak.

Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, mengatakan progres pembangunan huntara menunjukkan perkembangan positif. Dari 50 unit tahap awal yang dibangun melalui dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 39 unit telah selesai.

Dari 50 unit huntara bantuan BNPB, sekitar 39 unit sudah terealisasi,” ujarnya.

Pemerintah daerah menargetkan seluruh pembangunan huntara dapat dirampungkan pada September 2026.

Rizal menjelaskan, sebelumnya Pemkab Sigi mengusulkan pembangunan 266 unit huntara untuk memenuhi kebutuhan warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat akibat gempa.

Dari jumlah tersebut, lebih dari 100 unit telah menyelesaikan proses kontrak kerja dan siap memasuki tahap pembangunan.

Sekitar 100 unit sudah selesai kontrak dan siap dikerjakan. Progres pembangunan terus berjalan,” katanya.

Pembangunan huntara diprioritaskan bagi 266 kepala keluarga yang rumahnya rusak berat, sementara ribuan rumah lainnya tercatat mengalami kerusakan sedang dan ringan.

Selain itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial memberikan bantuan stimulan bagi warga yang menempati huntara, berupa biaya hidup sekitar Rp18 ribu per hari selama tiga bulan.

Ke depan, warga yang akan menempati hunian tetap (huntap) juga akan menerima bantuan perabot rumah tangga senilai Rp3 juta untuk memenuhi kebutuhan dasar.

Rizal menambahkan, pemulihan infrastruktur dasar di wilayah terdampak juga menunjukkan perkembangan signifikan. Layanan air bersih telah kembali normal, aktivitas masyarakat mulai pulih, perkantoran dan sekolah kembali berjalan, serta perekonomian mulai bergerak.

Selain itu, genangan air yang sempat muncul akibat perubahan aliran sungai pascagempa juga telah berhasil diatasi melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah, aparat keamanan, dan akademisi.

Pemerintah Kabupaten Sigi memastikan upaya pemulihan terus dilakukan secara bertahap guna mempercepat kembalinya kondisi masyarakat seperti semula. (bar/*)

 


 

IKLAN