Pelti Sulteng Gelar Pelatihan Wasit Daerah
![]() |
| Muhtar Deluma |
PALU, Radar Sulteng – Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) Sulawesi Tengah mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) wasit tenis melalui Pelatihan Wasit Daerah Berlisensi yang diakui Pelti tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di BPSDM Sulteng, 10-14 Agustus
2026, diikuti 30 peserta. Mereka terdiri dari 27 laki-laki dan tiga perempuan
yang berasal dari sejumlah provinsi di kawasan Sulawesi, yakni Sulawesi Selatan,
Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, dan Sulawesi
Tengah.
Ketua Panitia, Alimudin, mengatakan pelatihan tersebut
menjadi kegiatan penting karena Sulteng menjadi satu-satunya wilayah di zona
Sulawesi yang menggelar pelatihan wasit yang diakui Pelti.
Pesertanya hampir dari seluruh zona Sulawesi. Ini menjadi satu-satunya zona Sulawesi yang mengadakan pelatihan wasit Pelti,” ujarnya.
Pelatihan menghadirkan mentor dari Pelti Pusat, yakni Riyat
Andryzar dan Dedi Adi Nugroho.
Ketua Umum Pelti Sulteng, Muhtar Deluma, mengatakan
profesionalisme dan integritas menjadi hal penting yang harus dimiliki seorang
wasit. Menurutnya, kemampuan teknis saja tidak cukup jika tidak dibarengi
dengan profesionalitas dalam menjalankan tugas.
Kita tidak punya keterampilan kalau tidak profesional. Karena itu, wasit harus berintegritas,” kata Muhtar.
Ia menegaskan, seorang wasit harus memiliki pengetahuan yang
memadai sehingga mampu menjalankan pertandingan dengan percaya diri.
Pengetahuan tersebut menjadi modal bagi wasit untuk berani bertindak dan
mengambil keputusan secara tepat di lapangan.
Wasit harus percaya diri karena punya pengetahuan dan berani bertindak. Berani mengambil keputusan,” tegasnya.
Menurut Muhtar, peningkatan kompetensi wasit juga diperlukan
untuk menghindari potensi konflik dalam pertandingan. Dengan kemampuan dan
pemahaman terhadap aturan yang semakin baik, wasit diharapkan mampu mengambil
keputusan secara objektif dan profesional.
Ia menambahkan, Pelti Sulteng akan memberikan rekomendasi
wasit apabila terdapat permintaan untuk memimpin pertandingan. Karena itu,
Muhtar meminta seluruh klub tenis yang menggelar kegiatan pertandingan agar
melibatkan wasit dari Pelti.
Kalau ada permintaan wasit, kita rekomendasikan. Saya juga meminta kepada klub, jika melaksanakan kegiatan, tolong minta wasit ke Pelti,” ujarnya. (bar)
.png)

