Hasil Lomba K3 Parigi Moutong Diumumkan 17 Agustus
FINAL CEK - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Parigi Moutong, Hj. Siti Maryam Tagunu, memimpin rapat final pembahasan hasil penilaian Lomba Kebersihan, Keindahan, dan Ketertiban (K3) Tahun 2026 di Ruang Rapat DLH, Senin (3/8). Foto Kominfo Parigi Moutong
PARIMO, Radar Sulteng – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Parigi Moutong mematangkan hasil penilaian Lomba Kebersihan, Keindahan, dan Ketertiban (K3) Tahun 2026 melalui rapat final yang dipimpin Kepala DLH, Hj. Siti Maryam Tagunu, di Ruang Rapat DLH, Senin (3/8/2026).
Rapat tersebut digelar setelah seluruh
rangkaian penilaian lapangan selesai dilaksanakan untuk menentukan peringkat
pemenang pada berbagai kategori yang diperlombakan.
Kegiatan dihadiri Tim Ahli Bupati, perwakilan
Dharma Wanita Persatuan, TP PKK, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
terkait, serta tokoh masyarakat. Dalam forum tersebut, peserta rapat
menyampaikan berbagai masukan konstruktif mengenai mekanisme penilaian hingga
penetapan peringkat lomba.
Sejumlah poin penting menjadi pembahasan, di
antaranya perlunya penguatan edukasi kepada masyarakat agar kesadaran menjaga
kebersihan lingkungan terus meningkat. Selain itu, peserta rapat berharap Lomba
K3 dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga mampu memotivasi masyarakat
untuk menjaga kebersihan lingkungan sepanjang waktu, bukan hanya menjelang
penilaian.
Hj. Siti Maryam Tagunu menjelaskan, proses
penilaian Lomba K3 telah berlangsung secara menyeluruh pada 27–30 Juli 2026.
Penilaian melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah, kantor vertikal,
BUMN/BUMD, kelurahan dan desa, serta sekolah yang berada di wilayah Kecamatan
Parigi, Parigi Selatan, Parigi Utara, Parigi Barat, dan Parigi Tengah.
Menurutnya, tujuan utama lomba bukan sekadar
menentukan pemenang, tetapi mendorong lahirnya budaya hidup bersih di tengah
masyarakat.
Semangat menjaga kebersihan jangan hanya muncul saat lomba, tetapi harus menjadi budaya dan kebiasaan yang terus dilakukan sepanjang tahun. Hal ini sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh masyarakat. Tanpa keterlibatan warga, upaya pemerintah akan kurang maksimal jika hanya ditanggung oleh OPD, sekolah, atau instansi tertentu," tegasnya.
Ia juga mengapresiasi antusiasme seluruh peserta
yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan Lomba K3 tahun ini.
Di sisi lain, Kepala DLH mengakui masih
terdapat kendala berupa keterbatasan anggaran sehingga jangkauan sosialisasi
belum dapat dilakukan secara optimal. Karena itu, pihaknya berharap dukungan
anggaran di sektor lingkungan hidup dapat ditingkatkan agar program edukasi
kepada masyarakat semakin luas.
Selain itu, setiap OPD juga didorong memiliki
sistem pengelolaan sampah secara mandiri di lingkungan kerjanya sebagai bagian
dari upaya membangun budaya bersih yang berkelanjutan.
Rapat final berlangsung tertib dan
menghasilkan kesepakatan untuk menyempurnakan kriteria penilaian serta arah
pengembangan Lomba K3 pada tahun-tahun mendatang.
Hasil akhir sekaligus penetapan para pemenang
Lomba K3 Tahun 2026 dijadwalkan diumumkan secara resmi dalam rangkaian
peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17
Agustus 2026. (bar/*)
.png)

