DPRD Minta Pemkot “Agresif’ Pantau Kondisi Pohon
CEDERA - Salah satu korban yang dirawat ke Rumah Sakit Undata Palu, setelah terkena tumbangan pohon akibat adanya mobil bermuatan berat melintas laju di Jalan Rende Lele, Kecamatan Tawaeli, Jumat (28/08/2026) (ISTIMEWA)
Warga Kota Palu Ditimpa Pohon Tumbang
PALU, Radar Sulteng – Peristiwa pohon tumbang
yang menimpa pengguna jalan di depan Lapangan Sinar Baiya, Jalan Rende Lele,
Kecamatan Tawaeli pada Jumat (28/08/2026), mendapat perhatian keras dari
Anggota Komisi A DPRD Kota Palu, Ulfa.
Ia meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota
Palu mengevaluasi pengawasan dan kondisi pepohonan yang berada di sepanjang
ruas jalan.
Ulfa menyebut, berdasarkan informasi yang
diterimanya, sedikitnya tiga orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Dua
korban disebut menjalani perawatan di RS Madani, sementara satu korban lainnya
dirawat di RS Undata karena mengalami patah tulang belakang.
“Saya dapat informasi tiga korban kena
musibah, dua dirawat di RS Madani. Saya tidak tahu bagaimana kabarnya. Tapi
saya dapat informasi di RS Undata, satu orang patah belakang dan tidak bisa
bangun maupun memiringkan badannya,” ujar Ulfa.
Meski demikian, Ulfa menyebut korban tersebut
telah mendapat perawatan dan diperbolehkan untuk pulang setelah menjalani
penanganan medis.
Menanggapi kejadian itu, Ulfa menilai kondisi
pepohonan yang berada di tepi jalan perlu menjadi perhatian serius pemerintah.
Menurutnya, DLH semestinya melakukan pemantauan terhadap pohon-pohon yang berpotensi
membahayakan pengguna jalan, terutama jika kondisinya sudah tidak layak dan
berisiko tumbang.
“Bisa jadi harusnya menjadi tanggung jawab
DLH, karena harusnya dilihat kondisi pohonnya. Kalau kiranya ke depan ada
masalah bagi pengguna jalan, harusnya diatasi, sehingga pengguna jalan ini aman
untuk menggunakan,” katanya.
Ia menegaskan, peristiwa tersebut seharusnya
menjadi bahan evaluasi bagi DLH agar pengawasan terhadap pepohonan di kawasan
jalan lebih diperhatikan. Hal itu dinilai penting untuk mencegah kejadian
serupa kembali terjadi dan menimbulkan lebih banyak korban.
“Ini jangan sampai tidak menjadi evaluasi
untuk DLH. Lebih memperhatikan kondisi pepohonan di jalanan, biar tidak banyak
korban,” tegasnya.
Ulfa juga mengaku langsung mendatangi rumah sakit
setelah mendapat informasi mengenai kondisi korban. Sekitar pukul 18.00 WITA,
ia menghubungi pihak rumah sakit dan menyempatkan diri singgah untuk melihat
kondisi dan menjemput korban.
Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan
resmi dari DLH Kota Palu terkait peristiwa tumbangnya pohon tersebut. (AKA)
.png)

