DPD Emak Muda Sulteng Dilantik
MAMA MUDA - Pelantikan Pengurus DPD Emud Sulteng di Café Tanaris Kota Palu, Senin malam (10/8/2026). Foto Zahra
PALU, Radar Sulteng – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Emud (Emak Muda) Sulawesi Tengah resmi dilantik dalam acara yang berlangsung di Tanaris Coffee, Jalan Juanda, Palu, Senin (10/8/2026).
Pelantikan tersebut dihadiri jajaran pemerintah daerah,
tokoh organisasi perempuan, serta pengurus pusat Emud. Ketua Emud Sulteng,
Rahma Minarni, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada
jajaran pengurus yang baru dilantik.
Menurutnya, pelantikan bukan sekadar seremoni, tetapi
menjadi awal dari tanggung jawab organisasi untuk berperan aktif dalam kegiatan
sosial, pemberdayaan perempuan, serta penguatan peran ibu-ibu muda di tengah
keluarga dan masyarakat.
Pelantikan ini bukan hanya sebuah seremonial, tetapi merupakan awal dari tanggung jawab yang besar untuk berperan aktif dalam kegiatan sosial, pemberdayaan perempuan, serta penguatan peran ibu-ibu muda dalam keluarga dan masyarakat yang energik, mandiri, unggul, dan dinamis,” ujar Rahma.
Ia optimistis, dengan kebersamaan dan semangat gotong
royong, Emud Sulteng dapat menjadi wadah yang memberikan manfaat sekaligus
mendorong perubahan positif bagi para emak muda untuk terus berkarya dan
berdaya.
Sementara itu, Ketua Umum Emud Pusat, Hj. Oktasari Sabil,
S.Sos., M.Si., Ph.D., QRGP, turut hadir dalam pelantikan tersebut didampingi
Ketua Bidang 2 sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal Emud.
Turut hadir Hj. Diah Puspita, S.A.P., M.A.P., istri Wali
Kota Palu, serta sejumlah tokoh organisasi perempuan di Sulawesi Tengah.
Oktasari menyampaikan, kepengurusan DPD Emud Sulteng ke
depan mengusung tema “Energi Mandiri”. Tema tersebut menjadi arah gerak
organisasi dalam memperkuat peran perempuan, khususnya ibu muda, di berbagai
lini kehidupan sosial dan keluarga.
Usai pelantikan, Rahma menjelaskan sejumlah program telah
disiapkan untuk dijalankan. Kegiatan organisasi akan lebih banyak menyasar
persoalan sosial kemasyarakatan.
Salah satu program yang akan digagas adalah Gebyar UMKM.
Program tersebut disiapkan karena sebagian besar anggota Emud merupakan pelaku
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Ini lebih dominan ke sosial masyarakat. Insya Allah nanti program pertama itu untuk anggota, kan banyak pelaku UMKM. Jadi nanti insya Allah ada program Gebyar UMKM,” jelasnya.
Selain pemberdayaan ekonomi, Emud Sulteng juga menyiapkan
program di bidang kesehatan. Salah satunya berupa pemeriksaan rahim gratis bagi
masyarakat di wilayah Sulawesi Tengah.
Rahma menegaskan, soliditas dan kekompakan menjadi modal
penting bagi kepengurusan baru dalam menjalankan berbagai program dan
menghadapi tantangan organisasi ke depan.
Harapannya sangat besar sekali, kekompakan kami dulu, yang anggota harus kompak, solid. Biar kita bisa lebih semangat untuk menghadapi tantangan. Ini banyak tantangan yang kita dapat, apalagi ini kita baru dilantik. Insya Allah kita tetap solid,” katanya.
Dari 34 pengurus yang dijadwalkan mengikuti pelantikan,
sebanyak 30 orang hadir dan resmi dilantik. Sementara empat pengurus lainnya
berhalangan hadir karena masih berada di luar kota. (ZAR)
.png)

