Dispar Sulteng Genjot Promosi Wisata Lewat Media Sosial

Daftar Isi

Nensi Ainun

PALU, Radar Sulteng, Selain pelestarian karya seni, Dinas Pariwisata juga terus mendorong pengenalan destinasi wisata Sulteng melalui media sosial. Nensi berharap semakin banyak masyarakat, pelaku konten, influencer maupun wisatawan ikut mempromosikan destinasi wisata daerah. Seperti halnya karya mastero Hasan Basuan yang ditampilkan pada Upacara JUT ke-81 RI di Instana Negara.

Harapannya memang supaya lebih banyak lagi orang yang mengenalkan pariwisata Sulawesi Tengah itu melalui media sosial, sehingga lebih banyak lagi orang datang ke Sulawesi Tengah,” kata Sekretaris Dinas Pariwisata Sulteng, Nensi Ainun.

Nensi menyebutkan, Dinas Pariwisata Sulteng menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara tahun ini mencapai 26 ribu orang. Target tersebut meningkat dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang berada di kisaran 10 ribu wisatawan mancanegara.

Sementara untuk pergerakan wisatawan Nusantara, realisasi tahun sebelumnya mencapai sekitar 9 juta pergerakan dari target 10,5 juta pergerakan.

Data pergerakan wisatawan Nusantara tersebut bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dengan menggunakan metode Mobile Positioning Data (MPD). Metode ini menghitung perpindahan lokasi seseorang berdasarkan aktivitas transaksi digital, sehingga satu perjalanan dapat tercatat sebagai lebih dari satu pergerakan apabila wisatawan melewati sejumlah destinasi atau lokasi transit.

Di sisi lain, capaian menonjol juga terlihat pada sektor tenaga kerja pariwisata dan ekonomi kreatif. Dari target 25 ribu tenaga kerja, realisasi tahun sebelumnya justru mencapai sekitar 28 ribu orang.

Menurut Nensi, capaian tersebut antara lain dipengaruhi bertambahnya tenaga pemandu wisata atau tour guide yang bekerja di kawasan industri, termasuk Morowali, yang masuk dalam kategori pelaku pariwisata.

Kayak Morowali itu kan banyak daerah industri, mereka otomatis harus menyiapkan tour guide. Tour guide itu kan bagian dari industri pariwisata, berarti mereka itu sudah masuk hitungannya pelaku-pelaku pariwisata,” tambahnya. (ZAR)

 

 


 

IKLAN