Disiapkan Pembukaan Fornas, Cikasda Bangun RTH Kabonena di Hutan Kota
AKAN DIBANGUN - Amphitheater yang akan disulap sebagai tempat pembukaan FORNAS 2027 di Provinsi Sulteng.
Dilengkapi Fasilitas Olahraga dan Amphitheater
PALU, Radar Sulteng - Kepala Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (CIKASDA) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengungkapkan pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Hutan Kota kaubona di Hutan Kota Palu tetap akan berjalan sesuai rencana awal. Proyek revitalisasi tersebut dipastikan tidak terganggu oleh dinamika pembatalan sepihak status Sulteng sebagai tuan rumah Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) IX 2027 oleh KORMI Nasional.
Kadis Cikasda Sulteng, Dr. Andi Ruly Djanggola, SE., M.Si.,
mengatakan bahwa penataan kawasan Hutan Kota Palu merupakan agenda daerah yang
sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda). Menurutnya, status tuan rumah
FORNAS hanya berfungsi sebagai penguat momentum untuk mempercepat revitalisasi
fasilitas publik yang sebelumnya rusak akibat bencana gempa bumi 2018 lalu.
Andy menjelaskan
kawasan RTH Kaubona sejatinya merupakan hutan kota yang telah memiliki payung
hukum melalui peraturan daerah (Perda) tentang hutan kota, dan sebelumnya
didesain sebagai arboretum pada masa kepemimpinan Wali Kota Palu, Hidayat.
Sehingga meskipun status tuan rumah Sulteng dalam Fornas dicabut, revitalisasi
RTH kaubona akan tetap berlangsung.
RTH ini sebetulnya sudah ada Perdanya tentang hutan kota. Itu dulunya dijadikan sebagai arboretum, jadi hutan dalam kota. RTH ini juga dimanfaatkan fungsinya sebagai kawasan terbuka hijau untuk masyarakat," ujarnya saatnya dihubungi melalui sambungan telepon. Kamis, (20/8/2026).
Andy menyebut, kawasan tersebut dipilih sebagai lokasi utama
pelaksanaan acara pembukaan Fornas karena menjadi satu-satunya tempat yang
memenuhi kriteria untuk menampung sekitar 25 ribu orang. Namun, ia
mengungkapkan fasilitas amphitheater yang dibangun pada masa sebelumnya
mengalami kerusakan akibat bencana gempa, sehingga kini tengah direvitalisasi
oleh Pemerintah Provinsi selaku pemilik lahan dan aset.
Ia menjelaskan, amphitheater tersebut akan ditata ulang
menjadi fasilitas pendukung olahraga masyarakat berbasis indoor, termasuk
tempat latihan cabang olahraga airsoft gun yang selama ini menjadi salah satu
cabang unggulan Sulteng di ajang Fornas.
Selain itu, Andy menyebut saat ini tengah berlangsung
pekerjaan penataan jalan lingkungan hutan kota dengan nilai paket sekitar Rp4
miliar yang dikerjakan Dinas Bina Marga. Setelah proses market sounding
rampung, pekerjaan RTH akan dilanjutkan oleh Dinas Cikasda, mencakup sejumlah
fasilitas pendukung olahraga outdoor seperti panahan, line dance, serta
lapangan mini soccer untuk kegiatan futsal. (zar)
.png)

