33 Mahasiswa Unismuh Palu KKN di Donggala

Daftar Isi

TERIMA - Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala, Dr. Ir. H. Rustam Efendi menerima sekaligus melepas 33 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Palu Kampus 2 Donggala Angkatan 70 Tahun Akademik 2025/2026, Senin (3/8/2026).

Sekda Tekankan Pengabdian untuk Masyarakat

DONGGALA, Radar Sulteng – Bupati Donggala Vera Elena Laruni, S.E., yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala, Dr. Ir. H. Rustam Efendi, S.Pd., SH., M.AP., menerima sekaligus melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Palu Kampus 2 Donggala Angkatan 70 Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Donggala, Senin (3/8/2026).

Dalam sambutannya, Rustam Efendi menegaskan bahwa KKN bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi menjadi ruang pengabdian yang mempertemukan ilmu pengetahuan dengan realitas kehidupan masyarakat.

KKN adalah momentum di mana mahasiswa belajar langsung dari masyarakat, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi konsistensi Universitas Muhammadiyah Palu dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan kontribusi nyata dunia pendidikan dalam mendukung pembangunan daerah.

Menariknya, sebagian peserta KKN yang mengikuti program ini merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun tenaga non-ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Donggala yang sedang menempuh pendidikan.

Pemerintah Kabupaten Donggala, lanjut Rustam, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan KKN tersebut. Seluruh perangkat daerah diimbau memberikan izin dan kesempatan kepada mahasiswa untuk menjalankan program KKN dengan tetap menjaga keseimbangan terhadap tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

Sebanyak 33 mahasiswa mengikuti KKN Angkatan 70 ini. Rinciannya, 22 mahasiswa Program Studi Manajemen ditempatkan di Kelurahan Boya, Kecamatan Banawa, sedangkan 11 mahasiswa Program Studi Informatika ditempatkan di Desa Limboro, Kecamatan Banawa Tengah.

Di akhir sambutannya, Sekda berpesan agar para mahasiswa mengedepankan sikap rendah hati selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.

Jangan datang sebagai orang yang merasa paling tahu. Datanglah sebagai pembelajar. Dengarkan masyarakat, pahami kebutuhan mereka, lalu hadirkan solusi yang sederhana, tepat guna, dan berkelanjutan," pesannya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum, Rektor Universitas Muhammadiyah Palu, Ketua LPPM Universitas Muhammadiyah Palu, Sekretaris Universitas Muhammadiyah Palu, para dosen pendamping, Camat Banawa, Camat Banawa Tengah, serta Lurah Boya. (bar/*)

 


 

IKLAN