Transportasi Laut Sulteng Stabil, Sektor Udara Alami Penuruna

Daftar Isi

 

ILUSTRASI

EKONOMI, Radar Sulteng — Aktivitas angkutan udara di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengalami penurunan yang cukup signifikan sepanjang bulan Mei 2026. Penurunan ini terjadi baik pada sektor pergerakan penumpang maupun volume logistik (kargo).

Berdasarkan data terbaru BPS Sulteng, jumlah penumpang angkutan udara yang melalui berbagai bandar udara di Sulawesi Tengah selama Mei 2026 tercatat sebanyak 85.184 orang. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 17,68 persen jika dibandingkan dengan bulan April 2026.

Penurunan arus transportasi udara ini juga diikuti oleh merosotnya volume arus barang (kargo) di bandara:

Barang yang dibongkar (datang): Tercatat sebesar 983,71 ton, atau turun sebesar 15,88 persen dibanding bulan sebelumnya.

Barang yang dimuat (berangkat): Tercatat sebanyak 818,63 ton, mengalami penurunan sebesar 5,07 persen dibandingkan April 2026.

Sementara itu, dari sektor transportasi jalur laut, aktivitas di pelabuhan yang diusahakan di Sulawesi Tengah tetap menunjukkan pergerakan yang stabil.

Selama Mei 2026, jumlah penumpang angkutan laut tercatat sebanyak 17.256 orang. Di sisi lain, performa arus logistik melalui jalur laut mencatatkan volume yang cukup besar, dengan rincian sebagai berikut: Barang yang Dibongkar 70.827 ton, Barang yang Dimuat 34.471 ton.

Penurunan angka di sektor udara ini diduga dipicu oleh normalisasi mobilitas masyarakat dan distribusi barang pasca-puncak arus mudik dan balik Lebaran yang terjadi pada bulan-bulan sebelumnya.(SH)

https://www.officialradarsulteng.com/2026/07/iklan.html