Sinergi Pemprov dan Pemkab Jadi Kunci Kemajuan Banggai

Daftar Isi
MEMIMPIN UPACARA
– Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., menuju Lokasi peringatan HUT ke-66 Kabupaten Banggai di Lapangan Mirqan, Bukit Halimun, Luwuk, Rabu (8/7/2026).  Foto MEDIA BERANI

HUT ke-66 Kabupaten Banggai

BANGGAI, Radar Sulteng – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk terus memperkuat sinergi pembangunan bersama Pemerintah Kabupaten Banggai melalui implementasi Program 9 Berani yang selaras dengan Program 9 Gerbang (Gerakan Membangun Banggai).

Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan menuju Sulteng Nambaso, sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Penegasan itu disampaikan Gubernur saat bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Banggai yang berlangsung khidmat di Lapangan Mirqan, Bukit Halimun, Luwuk, Rabu (8/7/2026).

Mengusung tema "Bergerak Maju, Tumbuh Bersama", peringatan HUT tahun ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Banggai dalam mempercepat pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan hingga ke pelosok desa.

Dalam amanatnya, Gubernur mengatakan tema tersebut sangat relevan dengan arah pembangunan Sulawesi Tengah.

Bergerak Maju berarti kita terus berikhtiar, berinovasi, dan bekerja keras menjawab setiap tantangan pembangunan. Sementara Tumbuh Bersama mengingatkan bahwa kemajuan hanya dapat dicapai apabila seluruh elemen masyarakat bergerak bersama. Semangat ini sejalan dengan cita-cita besar Sulteng Nambaso, yaitu tidak ada satu wilayah maupun satu warga yang tertinggal," tegasnya.

Gubernur mengapresiasi berbagai capaian pembangunan Kabupaten Banggai yang terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Banggai meningkat dari 72,86 pada 2024 menjadi 73,44 pada 2025. Pertumbuhan ekonomi juga melonjak menjadi 8,13 persen pada 2025, setelah sebelumnya berada di angka 3,63 persen.

Selain itu, angka kemiskinan turun dari 6,56 persen menjadi 6,23 persen, dengan jumlah penduduk miskin berkurang sekitar 1.040 jiwa. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga menurun menjadi 3,07 persen, sementara inflasi pada semester pertama 2026 tetap berada pada level yang terkendali.

Menurut Gubernur, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh elemen pembangunan yang harus terus dipertahankan melalui sinergi pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dunia usaha, dan masyarakat.

Melalui Program Berani Cerdas, sebanyak 2.658 mahasiswa asal Kabupaten Banggai telah menerima beasiswa dan bantuan biaya pendidikan pada 2025 dengan total anggaran lebih dari Rp9,22 miliar.

Pada sektor kesehatan melalui Program Berani Sehat, cakupan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Non-JKN di Kabupaten Banggai telah mencapai 98,44 persen atau 14.851 jiwa dari target 15.086 jiwa. Pemerintah juga terus mendorong percepatan penurunan prevalensi stunting yang berhasil turun dari 29,1 persen menjadi 28,6 persen.

Di bidang infrastruktur melalui Program Berani Lancar, Pemerintah Provinsi telah menyelesaikan pembangunan dan peningkatan jalan sepanjang 3,32 kilometer dengan anggaran Rp17,3 miliar pada 2025. Pada 2026, pembangunan dilanjutkan melalui proyek jalan multiyears ruas Pangkalaseang–Balantak–Sobol, Poh–Siuna–Mayayap–Bualemo, serta Balingara–Longge Atas–Dataran Bulan.

Sementara itu, melalui Program Berani Makmur, Pemerintah Provinsi menyalurkan 27.913 unit bantuan benih dan bibit pertanian senilai Rp13,8 miliar serta memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 4.729 pekerja rentan, termasuk petani dan nelayan.

Gubernur menegaskan bahwa berbagai program tersebut merupakan bukti nyata kehadiran Pemerintah Provinsi dalam mendukung pembangunan daerah dan sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Banggai.

Program 9 Berani Pemerintah Provinsi sejalan dengan Program 9 Gerbang Kabupaten Banggai. Ketika pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten bergerak dalam satu visi, maka pembangunan akan semakin cepat dirasakan masyarakat," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur kembali mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum HUT ke-66 Kabupaten Banggai sebagai penguat persatuan.

Ia kembali mengibaratkan Kabupaten Banggai sebagai seorang ibu yang telah melahirkan, membesarkan, dan memberikan kehidupan bagi seluruh masyarakatnya.

Hari ini ibu kita yang bernama Banggai genap berusia 66 tahun. Kini saatnya seluruh anak-anak Banggai bersatu, meninggalkan perbedaan, dan memberikan karya terbaik untuk membahagiakan daerah yang kita cintai ini," ajaknya.

Turut hadir Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan, Anggota DPR RI Andhika Mayrizal Amir dan Beniyanto Tamoreka, Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol. Nasri Sulaeman, S.I.K., M.H., Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Dandy Adhi Prabowo, unsur Forkopimda, para tokoh adat, kepala desa se-Kabupaten Banggai, serta tamu undangan lainnya. (bar/*)

 


 

IKLAN