Sekda Donggala Buka Pemusatan Diklat Paskibraka 2026

Daftar Isi

Caption: 35 Calon Paskibraka Kabupaten Donggala mengikuti Pusdiklat Tahun 2026 yang dibuka Sekretaris Daerah Donggala, Dr. Ir. H. Rustam Efendi di Aula Kasiromu, Kantor Bupati Donggala, Senin (27/7/2026). Foto Kominfo Donggala

DONGGALA, Radar Sulteng – Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, S.E., yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala, Dr. Ir. H. Rustam Efendi, S.Pd., S.H., M.A.P., secara resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan PengiSekda Donggala Buka Pemusatan Diklat Paskibraka 2026, Tekankan Disiplin dan Kepemimpinan Berkarakter

Kegiatan tersebut menjadi awal pembentukan karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan bagi para calon Paskibraka yang akan mengemban tugas pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Sekda Rustam Efendi menyampaikan keyakinannya bahwa para peserta yang mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan bukan sekadar pelajar, tetapi calon pemimpin masa depan Kabupaten Donggala dan Indonesia.

Dari 153 peserta yang mengikuti proses seleksi, sebanyak 35 orang berhasil terpilih sebagai Calon Paskibraka Kabupaten Donggala Tahun 2026. Bahkan, lima orang di antaranya dipercaya mewakili Kabupaten Donggala di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah," ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses seleksi yang ketat dan menjadi amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Sekda menegaskan bahwa disiplin merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter. Kecerdasan tanpa disiplin, kata dia, hanya akan melahirkan potensi, sedangkan disiplin akan mengubah potensi menjadi prestasi.

Ia juga menekankan bahwa pemusatan pendidikan dan pelatihan bukan sekadar latihan fisik, melainkan proses pembentukan integritas, tanggung jawab, kerja keras, semangat pengorbanan, serta kesetiaan kepada bangsa dan negara.

Kepada para pelatih, pamong, dan panitia, Sekda berpesan agar pembinaan dilakukan melalui keteladanan dengan mengedepankan nilai asah, asih, dan asuh. Ia mengingatkan agar tidak ada kekerasan, intimidasi, maupun perundungan selama proses pendidikan berlangsung.

Pembinaan harus mampu menumbuhkan rasa saling menghormati, saling menguatkan, dan saling memanusiakan," tegasnya.

Di akhir sambutannya, Sekda mengajak seluruh calon Paskibraka untuk mengikuti seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan dengan sungguh-sungguh sebagai bekal dalam menjalankan amanah negara pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Kabupaten Donggala, Abdul Jabar, S.Sos., dalam laporannya menyampaikan bahwa pemusatan pendidikan dan pelatihan merupakan tahapan wajib bagi seluruh calon Paskibraka.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan membekali peserta dengan kemampuan teknis kepaskibrakaan, membentuk karakter, mental, serta jiwa kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 35 orang, terdiri atas 16 putra dan 19 putri yang berasal dari 14 kecamatan di Kabupaten Donggala dan telah dinyatakan lulus melalui proses seleksi," jelas Abdul Jabar.

Ia menambahkan, pelaksanaan Diklat berlangsung mulai 24 Juli hingga 18 Agustus 2026 dengan materi yang mencakup wawasan kebangsaan, pendidikan karakter, kesadaran hukum, bahaya penyalahgunaan narkoba, hingga keterampilan kepaskibrakaan.

Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan kader pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila sekaligus menyukseskan pelaksanaan pengibaran dan penurunan Duplikat Bendera Pusaka pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Donggala.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Donggala, para Asisten Setda, Staf Ahli Setda, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Donggala. (bar/*)

 


 

IKLAN