Sebulan Atlet Muaythai Sulteng Jalani TC Mandiri
Bidik Prestasi di Kejurnas dan PON Beladiri 2026
Palu, Radar Sulteng – Delapan atlet Muaythai Sulawesi Tengah mulai menjalani pemusatan latihan (training center/TC) secara mandiri selama satu bulan sebagai persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Muaythai dan Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2026.
Pelatih Muaythai, Catur Hadi Prabowo, mengatakan seluruh
persiapan saat ini masih dilakukan secara swadaya sambil menunggu terbentuknya
kepengurusan baru Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia Sulawesi Tengah.
Sudah satu bulan kami menjalankan TC mandiri. Insyaallah setelah pengurus baru resmi dan dipimpin Abdul Rachman Thaha, kami berharap anak-anak ini bisa lebih difasilitasi sehingga persiapan menuju Kejurnas dan PON Beladiri 2026 dapat berjalan lebih maksimal," ujar Catur Hadi, Senin (6/7/2026).
Menurutnya, semangat para atlet tetap tinggi meski menjalani
latihan dengan keterbatasan. Mereka terus meningkatkan kemampuan teknik, fisik,
dan mental demi membawa nama baik Sulawesi Tengah di tingkat nasional.
Adapun delapan atlet putra yang dipersiapkan untuk Kejurnas
Muaythai terdiri atas Hikmal di kelas 48 kilogram (MORTAL), Dzulkarnain kelas
51 kilogram (Catur Fit Camp), Hendi Kompodu kelas 54 kilogram (MORTAL), Daniel
Paliling kelas 57 kilogram (MORTAL), Reinaldi Lumentut kelas 60 kilogram
(Adipura Camp), Moh Rifky kelas 63,5 kilogram (Catur Fit Camp), Wahyu kelas 67
kilogram (MORTAL), serta Muh Rizqy kelas 71 kilogram (MORTAL).
Para atlet didampingi oleh dua pelatih, yakni Catur Hadi
Prabowo dan Noverheins Chatismawan Tagoe.
Catur menambahkan, sebagian besar atlet yang dipersiapkan tersebut
baru saja menorehkan prestasi pada ajang Muaythai di Kabupaten Poso. Mereka
adalah Dzulkarnain (51 kg), Hendi Kompodu (54 kg), Daniel Paliling (57 kg), Moh
Rifky (63,5 kg), Wahyu (67 kg), dan Muh Rizqy (71 kg), yang sukses meraih gelar
juara di masing-masing kelas.
Prestasi tersebut menjadi modal berharga bagi tim Muaythai
Sulawesi Tengah dalam menghadapi persaingan di Kejurnas maupun PON Beladiri
2026.
Dengan dukungan pembinaan yang lebih baik dari kepengurusan baru, diharapkan para atlet mampu meningkatkan prestasi dan mengharumkan nama Sulawesi Tengah di kancah nasional,” kata Catur. (bar)
