Sarifuddin Sudding: PAN Sulteng Siap “Perang Terbuka” Hadapi Pileg
LANTIK - Pelantikan DPD PAN Sulteng di GBK Andi Raga Pettalolo, Sabtu (4/7/2026). FOTO IST
PALU, Radar Sulteng – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Tengah, Sarifuddin Sudding, menegaskan partainya siap menghadapi persaingan pada Pemilu Legislatif (Pileg) mendatang dengan strategi yang lebih terbuka dan agresif.
Pernyataan itu disampaikan Sarifuddin
usai dilantik sebagai Ketua DPW PAN Sulawesi Tengah oleh Ketua Umum DPP PAN,
Zulkifli Hasan, di Gedung Gelora Bumi Kaktus Andi Raga Pettalolo, Palu, Sabtu
(4/7/2026).
Anggota Komisi III DPR RI itu mengatakan,
PAN kini memasuki babak baru dalam membangun kekuatan politik di Sulawesi
Tengah. Jika pada periode sebelumnya partai menerapkan strategi The Art of
War ala Sun Tzu dengan mengenali medan politik, kini PAN siap menjalankan
strategi "perang terbuka" atau perang asimetris untuk memenangkan
kompetisi politik.
Jika sebelumnya kami menggunakan strategi yang dikenalkan Sun Tzu, yakni The Art of War, dengan mengenali medan perang beserta seluruh potensi dan ancamannya, Alhamdulillah sejak 2009 PAN mampu tampil di parlemen nasional dan terus menjaga eksistensinya," ujar Sarifuddin.
Menurutnya, perkembangan organisasi dan
meningkatnya kekuatan PAN di Sulawesi Tengah menjadi modal penting untuk meraih
hasil yang lebih besar pada Pemilu mendatang.
Sekarang kami siap melakukan perang terbuka. Dengan seluruh potensi yang dimiliki PAN di Sulawesi Tengah hari ini, kami optimistis mampu meraih hasil yang lebih baik," tegasnya.
Sarifuddin menilai pelantikan yang
dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP PAN menjadi suntikan semangat bagi
seluruh kader. Kehadiran Zulkifli Hasan, kata dia, bukan sekadar seremoni,
tetapi menjadi simbol kepercayaan dan amanah kepada seluruh pengurus untuk
membesarkan partai.
Ini menjadi tekad dan semangat baru. Panglima tertinggi PAN hadir secara langsung, dekat secara emosional dengan kader, melantik pengurus, sekaligus menyerahkan amanah melalui simbol bendera kehormatan PAN," katanya.
Ia menambahkan, sebelum menghadapi
kontestasi politik, PAN Sulawesi Tengah akan lebih dulu melakukan pembenahan
internal. Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah memastikan seluruh
pengurus bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Alhamdulillah kami telah melakukan tes urine kepada seluruh jajaran pengurus DPW maupun DPD PAN se-Sulawesi Tengah. Hasilnya seluruhnya negatif. Ini menjadi penegasan kepada publik bahwa PAN tidak mentoleransi penyalahgunaan narkoba di lingkungan partai," ujarnya.
Menurut Sarifuddin, integritas kader
menjadi modal utama dalam membangun kepercayaan masyarakat. Karena itu,
pembenahan organisasi akan terus dilakukan seiring penguatan konsolidasi hingga
ke tingkat akar rumput.
Ia pun mengajak seluruh kader PAN di
Sulawesi Tengah menyatukan langkah menghadapi agenda politik mendatang dengan
tetap mengedepankan kepentingan masyarakat.
Untuk seluruh kader PAN di Sulawesi Tengah, mari kita satukan tekad. PAN akan selalu berdiri di garis terdepan dalam membela kepentingan rakyat dan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat," pungkasnya. (bar/*)
