Rahmawati M Nur Sebut Kritik MBG Bukan Penolakan, Melainkan Evaluasi Program

Daftar Isi

Rahmawati M Nur 
PALU, Radar Sulteng – Polemik program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat perhatian dari DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.

Menanggapi aksi Aliansi Relawan MBG Sulteng pada Jumat (10/07/2026) di Gedung DPRD Sulteng, Jalan Sam Ratulangi, mendesak keberlanjutan program dan kepastian kebijakan pemerintah, Anggota DPRD Sulteng Fraksi PKB, Rahmawati M Nur memastikan aspirasi massa akan menjadi perhatian dan diteruskan kepada pemerintah pusat.

Rahmawati mengatakan, program MBG merupakan program nasional yang tidak akan dihentikan meski mendapat berbagai masukan maupun evaluasi dari masyarakat.

Yang jelas begini, program itu kan walaupun orang berteriak butuh, itu pasti tidak akan pernah ditutup,” ujarnya.

Ia menyampaikan, DPRD Sulteng berkewajiban menerima seluruh aspirasi masyarakat, termasuk masukan yang mendukung maupun mengevaluasi pelaksanaan program MBG.

Menurutnya, setiap aspirasi yang masuk akan menjadi bahan pertimbangan untuk mendorong perbaikan program agar berjalan lebih optimal.

Kita terima semua. Apa yang menjadi aspirasi dari masyarakat harus kita terima semua. Mau menolak atau tidak menolak itu harus kita terima,” katanya.

Rahmawati menjelaskan, DPRD Sulteng akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada pemerintah pusat karena MBG merupakan program yang berada di bawah kebijakan nasional.

Karena ini adalah program pusat, mau tidak mau kita harus sampaikan ke pusat. Apakah nanti seperti apa, apakah MBG perlu evaluasi dan perbaikan ke depannya agar lebih bagus lagi, itu yang harus kita suarakan,” jelasnya.

Terkait adanya kritik terhadap pelaksanaan MBG, Rahmawati menilai hal tersebut bukan bentuk penolakan, melainkan bagian dari evaluasi untuk meningkatkan kualitas program.

Sebetulnya kemarin itu bukan penolakan, ini dari evaluasi,” ujarnya.

Rahmawati menegaskan, Fraksi PKB DPRD Sulteng mendukung keberlanjutan program MBG dengan tetap mendorong adanya perbaikan dalam pelaksanaannya.

Pasti mendukung lah,” pungkasnya. (Cr1)


 

IKLAN