Proyek SUTT Tambu–PLTU Palu 3 Ditarget Rampung, Bupati Minta Dukungan Masyarakat

Daftar Isi

 Ver E Laruni
DONGGALA, Radar Sulteng – Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, menegaskan bahwa penyelesaian proyek Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Tambu–PLTU Palu 3 (Energize 2026) di Kecamatan Sindue Tombusabora harus mengedepankan prinsip transparansi, keadilan, dan dialog dengan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat mengikuti pertemuan bersama masyarakat dan pihak terkait membahas perkembangan pembangunan jaringan transmisi listrik tersebut. Dalam kesempatan itu, Vera mengaku masih menemukan sejumlah pertanyaan dari warga, terutama mengenai mekanisme pemberian kompensasi atas lahan yang terdampak proyek.

Saya menemukan masih adanya sejumlah pertanyaan dari masyarakat terkait proses kompensasi. Seluruh tahapan harus dilaksanakan secara transparan, adil, dan mengedepankan dialog sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan dengan baik," ujar Vera.

Ia menegaskan, hasil penilaian kompensasi wajib disampaikan secara utuh kepada masyarakat, termasuk dasar perhitungan yang digunakan. Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi kunci agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Selain itu, pemerintah meminta agar tersedia ruang klarifikasi bagi warga yang masih memiliki keberatan maupun pertanyaan terkait proses kompensasi. Pemerintah desa dan tokoh masyarakat juga diharapkan dilibatkan sebagai penghubung untuk membangun komunikasi dan kepercayaan antara masyarakat dengan pelaksana proyek.

Pembangunan harus berjalan, tetapi keadilan tidak boleh ditinggalkan. Proyek harus selesai, namun kepercayaan masyarakat harus tetap terjaga," tegasnya.

Vera juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Donggala untuk mendukung penyelesaian proyek strategis tersebut. Menurutnya, kehadiran jaringan transmisi SUTT 150 kV akan memberikan manfaat besar melalui pasokan listrik yang lebih andal sehingga mampu mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Manajer PLN Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Tengah, Qadri, menjelaskan bahwa proyek SUTT Tambu–PLTU Palu 3 akan melintasi 31 desa dengan kebutuhan pembangunan sekitar 200 menara transmisi (tower).

Dari jumlah tersebut, proses penyelesaian di 28 desa telah berjalan, termasuk di wilayah Kecamatan Sindue Tombusabora. Sedangkan tiga desa lainnya, yakni Desa Enu, Desa Kavaya, dan Desa Marana, ditargetkan segera diselesaikan dalam waktu dekat.

Menurut Qadri, pembangunan jaringan transmisi tersebut diharapkan mampu meningkatkan stabilitas tegangan listrik sekaligus mengurangi gangguan pasokan listrik yang masih kerap terjadi di wilayah Sulawesi Tengah.

Ia juga meminta dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Donggala, aparat terkait, pemerintah desa, serta masyarakat dalam penertiban ruang bebas jalur transmisi (right of way) agar pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat. (bar/*)

 


 

IKLAN