Phoenix Taekwondo Kota Palu Borong 28 Medali di Kejurnas Kapolri Cup VII 2026

Daftar Isi

 

 

 

Atlet taekwondo Phoenix Kota Palu di ajang Kapolri Cup 2026. Foto IST

Raih 16 Emas, 4 Perak dan 8 Perunggu

 

PALU, Radar Sulteng – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Phoenix Taekwondo Kota Palu pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026 yang berlangsung di Indoor Stadium Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, pada 9–12 Juli 2026.

Klub asal Kota Palu tersebut sukses membawa pulang 28 medali dari berbagai nomor pertandingan, baik kategori prestasi maupun festival poomsae. Raihan tersebut terdiri dari 16 medali emas, 4 medali perak, dan 8 medali perunggu, sekaligus mengukuhkan Phoenix sebagai salah satu klub berprestasi di kejuaraan nasional bergengsi tersebut.

Kejurnas Kapolri Cup VII 2026 digelar oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam rangka pembinaan tradisi Hari Bhayangkara ke-80. Kompetisi ini diikuti sebanyak 2.058 atlet taekwondo dari berbagai provinsi di Indonesia, mempertandingkan kategori kyorugi, poomsae, freestyle, hingga kategori khusus bagi personel TNI dan Polri.

Phoenix Taekwondo Kota Palu tampil di bawah arahan pelatih Indri Yani Ombuh bersama Firilia Dinisa Parangi, atlet PON Papua 2021 peraih medali perak.

Sejumlah atlet Phoenix tampil gemilang. Johansen Vicenzo Angtolis. Anggota Polda Sulteng yang bersinar di ajang nternasional police di AS ini  menjadi salah satu penyumbang medali terbanyak dengan meraih tiga medali emas, masing-masing pada nomor individual Polri, pair senior prestasi, dan beregu senior putra prestasi.

Atlet putri Nur Alisya juga tampil impresif dengan menyabet dua medali emas pada nomor individual senior putri prestasi dan pair senior prestasi. Sementara Jovelyon Reyra Angtolis mempersembahkan satu emas dan satu perunggu, sedangkan Aldo Evangel Hosea menyumbangkan satu emas dan satu perak.

Prestasi emas lainnya dipersembahkan I Kadek Dimas Suputra, Syadat Ahmad (dua emas), Siti Maharani, Ahmad Zaki, Amel, Eklesia, Putra Dwi Fadhlurrohman, serta Regina Estelita Henisan.

Sementara medali perak diraih oleh Cindy Aulia, Zarra Iskandar, Fefin Deani Parangi, dan Aldo Evangel Hosea. Adapun medali perunggu dipersembahkan oleh Jovelyon Reyra Angtolis, Kadek Dimas Suputra, Nadjwa Alika Humaira, Febri Valentino Mamangkey, Justin Karuru, Mahanaim Gad Budiman, dan I Gede Darmawan.

 

Di ajang Kapolri Cup tersebut, Phoenix keluar sebagai Juara umum 3 kategori senior. Sementara atletnya Johansen meraih predikat best player poomsae senior putra kategori Polri. Nur alisya best player senior putri prestasi dan I Kadek Dimas Saputra best player kadet putra prestasi.

Keberhasilan ini menjadi bukti konsistensi pembinaan atlet yang dilakukan Phoenix Taekwondo Kota Palu dalam mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Pelatih Phoenix Taekwondo Kota Palu menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, orang tua, serta pihak-pihak yang telah memberikan doa dan dukungan selama kejuaraan berlangsung.

"Terima kasih untuk semua doa dan dukungannya. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk terus berlatih dan mengharumkan nama Sulawesi Tengah di tingkat nasional maupun internasional," ujar Indriyani Ombuh, pelatih PON 2021 yang mengantarkan Abdurrahman Darwin meraih medali emas.

Raihan belasan medali tersebut diharapkan menjadi modal berharga bagi para atlet Phoenix dalam menghadapi berbagai kejuaraan nasional berikutnya sekaligus memperkuat kontribusi Sulawesi Tengah dalam pembinaan olahraga taekwondo Indonesia. (bar)

 


 

IKLAN