Pemprov Sulteng Cetak Wirausaha Baru di Parigi Moutong Lewat Program Berani Harmoni
PARIMO, Radar Sulteng – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) resmi membuka Pelatihan Penumbuhan Wirausaha Baru (WUB) dalam rangka mendukung pelaksanaan Program Berani Harmoni Tahun 2026 di Kabupaten Parigi Moutong. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Parigi Moutong, Selasa (21/7/2026), diikuti 80 peserta dari delapan kecamatan.
Pembukaan pelatihan dihadiri Sekretaris Dinas Koperasi dan
UKM Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Aswin Saudo, M.Si., bersama jajaran
pemerintah provinsi dan kabupaten.
Sambutan Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, dibacakan
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Parigi Moutong, Fit Dewana. Dalam
sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi
Tengah yang telah memilih Parigi Moutong sebagai lokasi pelaksanaan salah satu
program strategis pengembangan kewirausahaan daerah.
Menurutnya, Program Berani Harmoni merupakan gerakan bersama
yang dilaksanakan di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah untuk
mendorong lahirnya pelaku usaha baru yang mandiri, inovatif, dan mampu bersaing
di tengah perkembangan pasar modern.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Berani Harmoni, sebuah gerakan besar yang dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah. Kami sangat bangga menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk melahirkan wirausaha baru yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi mampu menyelaraskan potensi lokal dengan perkembangan pasar modern," ujarnya.
Ia menambahkan, program tersebut dirancang untuk mendorong
masyarakat keluar dari zona nyaman, berani berinovasi, serta memulai usaha
dengan dukungan pendampingan, legalitas usaha hingga akses permodalan.
Fit Dewana juga mengapresiasi antusiasme 80 peserta yang
berasal dari Kecamatan Parigi, Parigi Tengah, Parigi Selatan, Parigi Barat,
Parigi Utara, Ampibabo, Tomini, dan Sidoan.
Melalui wadah Berani Harmoni ini, kita ingin mengubah tantangan menjadi peluang serta mencetak pencipta lapangan kerja baru yang tangguh di setiap kecamatan. Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, gali ilmu dari para instruktur, dan bangun jejaring usaha. Pemerintah daerah berkomitmen penuh mendukung tumbuh kembang wirausaha agar berdaya saing," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Fungsional Pengembang
Kewirausahaan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Tengah, Lily,
menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan mendukung prioritas pembangunan
daerah melalui edukasi kewirausahaan sekaligus menciptakan wirausaha baru yang
mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Pelatihan berlangsung selama empat hari, mulai 21 hingga 24
Juli 2026. Kegiatan dibagi menjadi dua kelas, yakni Kelas A di Aula Lantai II
Kantor Bupati Parigi Moutong dan Kelas B di Aula Kantor Bappelitbangda.
Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan pendampingan dari
tenaga ahli Program WUB, praktisi kewirausahaan, akademisi, hingga konsultan
Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT). Metode pembelajaran memadukan teori,
diskusi interaktif, dan praktik langsung.
Berbagai materi yang diberikan meliputi orientasi program,
pembentukan pola pikir kewirausahaan, inovasi bisnis, riset pasar, perancangan
produk, Business Model Canvas (BMC), pemasaran digital, manajemen keuangan,
penyusunan rencana bisnis, hingga pengenalan aplikasi WUB Berani StarUp sebagai
sarana pendampingan dan pengembangan usaha.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
berharap semakin banyak wirausaha baru yang lahir, mampu menciptakan lapangan
kerja, mengembangkan potensi ekonomi lokal, serta memperkuat daya saing UMKM di
seluruh wilayah Sulawesi Tengah. (bar/*)
.png)

