Pembangunan Gedung DPRD Sulteng Tahap Struktur Dimulai

Daftar Isi

A Ruly Djanggola

Melalui Mini Kompetisi, Anggaran Rp32,8 Miliar

PALU, Radar Sulteng – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (Cikasda) mulai melanjutkan pembangunan Gedung Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dengan fokus pada pekerjaan konstruksi tahap struktur.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Andi Ruly Djanggola, SE., M.Si., mengatakan tahapan pembangunan gedung tersebut telah memasuki proses pelaksanaan pekerjaan setelah penyedia jasa konstruksi ditetapkan melalui mekanisme pengadaan.

Konsultan sudah dilelang. Untuk gedung ini menggunakan mini kompetisi yang sejak awal tahun sudah dilakukan sounding market,” ujar Andi Ruly.

Ia menjelaskan, pada tahun anggaran 2026, pekerjaan pembangunan Gedung Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tengah difokuskan pada pekerjaan struktur utama bangunan.

Pekerjaan tersebut meliputi pembangunan pondasi basement, struktur lantai 1, lantai 2, lantai 3, hingga struktur atap dengan total luas keseluruhan bangunan mencapai sekitar 6.700 meter persegi.

Untuk tahun anggaran 2026 fokus kita adalah pekerjaan konstruksi struktur, mulai dari pondasi basement sampai struktur atap,” jelasnya.

Berdasarkan data penyedia jasa konstruksi, paket pekerjaan Pembangunan Gedung Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Tahap Struktur) dipercayakan kepada PT Setia Mulia Abadi yang beralamat di Jalan Kelinci Nomor 2 Palu.

Kontrak pekerjaan tersebut tertuang dalam Nomor 03/FISIK-SP/PLBG-CIKASDA/VI/2026 tanggal 8 Juni 2026, dengan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) Nomor 03/FISIK-SPMK/PLBG-CIKASDA/VI/2026 tanggal 9 Juni 2026.

Pelaksanaan pekerjaan diberikan waktu selama 200 hari kalender, terhitung sejak 9 Juni 2026 hingga 25 Desember 2026.

Sementara nilai kontrak pembangunan tahap struktur tersebut mencapai Rp32.801.333.000.

Andi Ruly berharap pekerjaan tahap awal ini dapat berjalan sesuai jadwal dan memberikan hasil sesuai standar teknis yang telah ditetapkan.

Harapan kami pekerjaan ini dapat diselesaikan pada tahun anggaran 2027 dengan fokus pada penyelesaian pekerjaan arsitektural, Mechanical Electrical Plumbing (MEP), serta pekerjaan lansekap. Tentunya pelaksanaannya tetap mempertimbangkan ketersediaan anggaran,” katanya. (bar)

 


 

IKLAN