OPD Ajukan Tambahan Anggaran Tahun Depan
PALU, Radar Sulteng – Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Palu mengusulkan tambahan anggaran pada pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 maupun penyusunan KUA-PPAS APBD 2027.
Usulan tersebut mengemuka dalam rapat kerja
hasil pertemuan mitra Komisi A, B, dan C DPRD Kota Palu bersama Badan Anggaran
(Banggar) di Gedung DPRD Kota Palu, Jalan Moh. Hatta, Jumat (24/06/2026).
Ketua Komisi B DPRD Kota Palu, Ruslan Ramli,
mengatakan usulan penambahan anggaran disampaikan sejumlah OPD setelah komisi
menyelesaikan rapat bersama mitra kerja pada 20 hingga 23 Juli.
Menurutnya, tambahan anggaran diperlukan agar
sejumlah program prioritas dapat berjalan optimal, sekaligus mempercepat
peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mendorong pertumbuhan ekonomi di
Kota Palu.
Memang ada beberapa dinas OPD yang kemudian memungkinkan atau meminta dan sesungguhnya juga ini adalah sesuatu hal yang wajar untuk sama-sama kita perjuangkan untuk mendapatkan tambahan anggaran agar proses percepatan pencapaian target pendapatan asli daerah bisa meningkat,” kata Ruslan.
Ia menjelaskan, selain mendukung peningkatan
PAD, sejumlah program yang diusulkan OPD juga dinilai bersifat mendesak dan
menjadi prioritas karena diyakini mampu menggerakkan roda perekonomian daerah.
Ruslan mengungkapkan, selama tiga hari rapat
bersama mitra kerja, Komisi B menghimpun berbagai masukan, mulai dari kebutuhan
tambahan anggaran hingga sejumlah rekomendasi yang nantinya akan dituangkan
dalam notulen rapat.
Dokumen tersebut akan menjadi acuan Banggar
saat membahas skala prioritas program bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah
(TAPD).
Nanti hal-hal yang menjadi kekurangan dari informasi yang kami sampaikan, karena sementara lagi disusun oleh tim pakar dan juga notulen, kita sudah minta untuk bisa dipercepat notulensi dari rapat komisi agar kemudian kita bisa menyampaikan ke forum Banggar terkait dengan beberapa rekomendasi yang telah kita diskusikan bersama pada rapat komisi tersebut,” ujarnya.
Menurut Ruslan, tambahan anggaran yang
diusulkan tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masing-masing OPD,
tetapi juga diarahkan pada program yang memiliki dampak langsung terhadap
pelayanan publik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ia
berharap seluruh rekomendasi hasil rapat mitra komisi dapat menjadi perhatian Banggar
dalam pembahasan Perubahan APBD 2026 maupun KUA-PPAS APBD 2027.
Rapat kerja tersebut dipimpin Muhlis U. Aca
dan dihadiri Ketua Banggar DPRD Kota Palu Ratna Maya Sari Agan, Ketua Komisi A
Irsan Satria, Ketua Komisi B Ruslan Ramli, Ketua Komisi C Abdurrahim Nasar
Al’amri, anggota DPRD dari Komisi A, B, C yang juga panitia Banggar.(Cr1)
.png)

