KONI Sulteng Dorong Pengembangan Atlet Melalui Prestasi dan Pendidikan
![]() |
Fathur Razaq |
PALU, Radar Sulteng – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah terus mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi yang tidak hanya mampu bersaing di arena olahraga, tetapi juga memiliki bekal pendidikan yang memadai sebagai jaminan masa depan.
Komitmen tersebut sejalan dengan terbitnya Peraturan
Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2026 tentang Pemberian Penghargaan Olahraga,
yang memberikan kepastian lebih besar terhadap sistem penghargaan bagi atlet,
pelatih, ofisial, serta berbagai pihak yang berjasa dalam memajukan olahraga
nasional. Perpres tersebut ditetapkan pada 11 Maret 2026 sebagai pedoman
pemberian apresiasi negara kepada insan olahraga yang berprestasi maupun
berdedikasi.
Ketua KONI Sulawesi Tengah menegaskan, regulasi tersebut
menjadi motivasi baru bagi daerah untuk memperkuat pembinaan atlet secara
berkelanjutan. Menurutnya, pembinaan olahraga tidak cukup hanya mengejar
medali, tetapi juga harus memastikan para atlet memperoleh akses pendidikan
yang layak sehingga memiliki masa depan yang lebih terjamin setelah mengakhiri
karier olahraga.
Sebagaimana dengan program Sembilan BERANI Gubernur Sulteng
Anwar Hafid, salah satunya BERANI Cerdas, yang tidak lain mempriortaskan
Pendidikan peningakatan kualitas SDM bagi Masyarakat Sulawesi Tengah.
Kami ingin atlet Sulawesi Tengah tidak hanya sukses mengharumkan nama daerah dan Indonesia melalui prestasi, tetapi juga memiliki kualitas sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan. Prestasi dan pendidikan harus berjalan beriringan," ujarnya.
Ia menjelaskan, KONI Sulteng akan terus memperkuat sinergi
dengan pemerintah daerah, satuan pendidikan, perguruan tinggi, serta induk
organisasi cabang olahraga agar para atlet tetap dapat mengikuti proses belajar
di tengah padatnya jadwal latihan dan pertandingan.
Selain itu, pembinaan atlet usia dini akan menjadi salah
satu fokus utama. Potensi atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi
Tengah akan dipetakan dan dibina secara berjenjang sehingga mampu bersaing pada
tingkat nasional hingga internasional.
Menurutnya, hadirnya Perpres Nomor 12 Tahun 2026 juga
menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan
penghargaan kepada insan olahraga. Kebijakan tersebut diharapkan mampu
menumbuhkan motivasi atlet untuk terus meningkatkan prestasi sekaligus
memperkuat ekosistem pembinaan olahraga nasional.
KONI Sulteng optimistis, dengan dukungan regulasi yang lebih
kuat, pembinaan yang terarah, serta kolaborasi antara dunia olahraga dan dunia
pendidikan, akan semakin banyak atlet Sulawesi Tengah yang mampu mengukir
prestasi di tingkat nasional maupun internasional tanpa mengabaikan pendidikan
sebagai bekal kehidupan di masa depan. (bar)
.png)

