Hampir 100 Alumni SMK Negeri 2 Palu Bekerja di Luar Negeri
PALU, Radar Sulteng – Dari ruang praktik hingga peluang
kerja internasional, SMK Negeri 2 Palu terus memperkuat kualitas pendidikan
vokasi dengan membekali siswa keterampilan berbasis industri, portofolio
digital, dan pengalaman kerja nyata agar siap bersaing di dunia kerja global.
Program tersebut dijalankan melalui kerja sama dengan BP3MI
untuk mempersiapkan siswa bekerja di luar negeri melalui skema Specific Skills
Workers (SSW).
SMK Negeri Global itu sejak tahun 2021, kita memiliki program SMK Go Global. Artinya para peserta sebelum lulus, kita sudah mempersiapkan mereka untuk persiapan bekerja di luar negeri. Karena kembali ke roh SMK itu sendiri adalah bagaimana anak-anak ini siap untuk bekerja,” kata Kepala SMK Negeri 2 Palu, Hernida H. Kone, saat ditemui di ruangannya, Jalan Setia Budi, Selasa (21/07/2026).
Hernida menjelaskan, setiap tahun sekitar 20 hingga 25 siswa
diberangkatkan bekerja ke luar negeri melalui program tersebut. Jika
diakumulasikan sejak 2021, jumlah alumni yang telah bekerja di luar negeri
hampir mencapai 100 orang.
Walaupun setahun paling cuma 20–25, tapi kalau diakumulasikan dari 2021 itu sudah hampir 100-an. Ini menjadi salah satu program yang membedakan kami dengan sekolah lain,” ujarnya.
Menurutnya, program Go Global tidak hanya membuka peluang
kerja yang lebih luas, tetapi juga memberikan kesempatan bagi lulusan untuk
memperoleh penghasilan yang lebih tinggi dibandingkan bekerja di dalam negeri.
Yang kedua adalah gajinya itu memang melebihi dari UMP, bahkan berlima kali lipat. Sekitar Rp30 juta sampai Rp35 juta, makanya kita mengarahkan anak ke situ,” katanya.
Selain menyiapkan siswa untuk bekerja di luar negeri, SMK
Negeri 2 Palu juga memperkuat kompetensi lulusan melalui program one student
one portfolio. Program ini mewajibkan setiap siswa memiliki portofolio digital
yang berisi hasil karya dan keterampilan yang telah mereka kuasai selama
belajar di sekolah.
Hernida menyebut, pendekatan tersebut membuat siswa tidak
hanya memperoleh teori di kelas, tetapi juga pengalaman praktik yang mendekati
kondisi industri sebenarnya.
Dengan dukungan fasilitas praktik, kemitraan industri, serta
berbagai prestasi ekstrakurikuler, SMK Negeri 2 Palu pun berharap semakin
banyak lulusan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun
internasional.(Cr1)
.png)

