FISIP Untad Sambut 920 Mahasiswa Baru Lewat PKKMB 2026
PENGENALAN - Suasana mahasiswa baru yang sedang mengikuti kegiatan PKKMB di FISIP Untad (Andika Nur Hikmah/ Radar Sulteng)
PALU, Radar Sulteng – Sebanyak 920 mahasiswa baru Fakultas
Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tadulako (Untad) memulai
perjalanan akademiknya melalui Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru
(PKKMB) yang digelar di Kampus Untad, Jalan Soekarno Hatta, Kota Palu, Rabu
(29/07/2026).
Kegiatan tersebut dari 29 Juli sampai dengan 31 Juli 2026
itu menjadi pintu awal bagi mahasiswa untuk mengenal sistem perkuliahan
sekaligus membangun karakter kepemimpinan.
Ketua Panitia PKKMB FISIP Untad 2026, Hendra, mengatakan
pelaksanaan PKKMB tahun ini mengusung tema “Membangun Generasi Berintegritas,
Adaptif, Inovatif, dan Berdampak melalui Penguatan Kepemimpinan dan Kepedulian
Sosial”.
Tema tersebut menjadi landasan dalam membekali mahasiswa
baru agar siap menghadapi kehidupan perkuliahan.
PKKMB tahun ini berlangsung selama tiga hari, dari 29 sampai 31 Juli. Kami mengusung tema membangun generasi yang berintegritas, adaptif, inovatif, dan berdampak melalui penguatan kepemimpinan serta kepedulian sosial,” ujarnya.
Ia menjelaskan, total peserta mencapai 920 mahasiswa, terdiri
atas 852 mahasiswa baru angkatan 2026 dan mahasiswa yang lolos PKKPT angkatan
2025.
Dari seluruh program studi di FISIP Untad, Program Studi
Ilmu Komunikasi menjadi penyumbang mahasiswa baru terbanyak dengan sekitar 250
orang, disusul Ilmu Administrasi Publik, Ilmu Pemerintahan, Sosiologi, dan
Antropologi.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa baru memperoleh
berbagai materi pengenalan akademik, mulai dari fungsi dosen penasihat
akademik, sistem pembelajaran di FISIP Untad, hingga penggunaan Sistem
Informasi Akademik (SIGA) yang digunakan dalam penyusunan Kartu Rencana Studi
(KRS).
Fokusnya adalah memperkenalkan sistem akademik kepada mahasiswa baru, termasuk penggunaan SIGA untuk mendukung proses perkuliahan mereka,” kata Hendra.
Menurutnya, PKKMB tahun ini juga menghadirkan nuansa berbeda
dengan mengangkat identitas budaya Kaili melalui konsep Sampolu dan SIGA
sebagai bagian dari karakter mahasiswa FISIP Untad. Langkah tersebut diharapkan
mampu menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya lokal tanpa menghilangkan ciri
khas FISIP.
Di akhir kegiatan, panitia berharap PKKMB tidak hanya
menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi pijakan awal bagi mahasiswa baru
untuk memahami kehidupan kampus dan mempersiapkan diri menjadi generasi
pemimpin di masa mendatang.
Kami berharap mereka tumbuh menjadi calon-calon pemimpin masa depan. PKKMB ini adalah langkah awal untuk mengenalkan sistem akademik sekaligus membentuk karakter mereka selama menempuh pendidikan di FISIP Untad,” tutupnya.(Cr1)
.png)

