Dua Tahun Kasus Pembunuhan Caca Tidak Terungkap

Daftar Isi

KASIHAN - Ibu kandung Caca, korban pembunuhan yang belum terungkap, didampingi kuasa hukum Albert Sinay, SH, mendatangi Polres Poso, Senin (13/7/2026). Foto: Dedi/Radar Sulteng

CLC dan Orang Tua Korban Akan Lapor ke Komisi III DPR RI

POSO, Radar Sulteng – Menjelang dua tahun sejak terbunuhnya seorang siswi salah satu SMA di Poso, kasus tersebut masih menjadi tanda tanya besar bagi masyarakat Kota Poso, termasuk keluarga korban dan kuasa hukumnya.

Kasus yang sempat menggegerkan masyarakat dan ditangani Polres Poso itu hingga kini belum berhasil diungkap. Penyidik belum dapat memastikan siapa pelaku atau tersangka dalam kasus pembunuhan tersebut.

Merasa penyelidikan kasus pembunuhan Salsha alias Caca yang terjadi pada Oktober 2024 masih belum menemui titik terang, Kantor Advokat dan Bantuan Hukum Celebes Legal Center (CLC) turut memberikan pendampingan kepada keluarga korban.

CLC yang diwakili pendirinya, Albert Sinay, SH, mendampingi ibu kandung Caca, Nina Sulelino, mendatangi tim penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Poso pada Jumat (10/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Albert menjelaskan hasil pertemuannya dengan Kanit PPA Polres Poso. Menurutnya, saat ini terdapat tujuh saksi yang masih terus didalami keterlibatannya. Pendalaman itu juga diperkuat dengan keterangan sejumlah ahli, di antaranya ahli forensik dan psikologi.

Harapan saya, dari pendalaman para saksi tersebut ditambah keterangan para ahli, akan berhasil ditetapkan tersangka dalam kasus pembunuhan Caca," ujarnya.

Albert juga menegaskan masyarakat harus tetap mengingat kasus tersebut dan tidak membiarkannya terlupakan. Dukungan moral serta doa, kata dia, juga perlu diberikan kepada Nina Sulelino sebagai orang tua korban.

Kami sangat berharap kasus ini terus menjadi atensi Kapolres Poso, Kapolda Sulawesi Tengah, bahkan Kapolri. Orang tua Caca juga sudah menyampaikan aduan resmi kepada Bareskrim Mabes Polri agar proses penyidikan kasus ini dapat dimonitor secara langsung," tegasnya.

Advokat asal Jakarta itu menambahkan, apabila penanganan kasus terus berjalan lamban dan tidak menunjukkan kejelasan, pihaknya bersama keluarga korban akan menempuh langkah lanjutan.

Jika proses pengungkapan kasus Caca terlalu lama, maka CLC akan menyampaikan aspirasi kepada Komisi III DPR RI sebagai upaya mencari keadilan bagi keluarga korban," tandasnya.

Sementara itu, Kapolres Poso AKBP Alowisius Londar, S.I.K., yang beberapa kali dikonfirmasi Radar Sulteng melalui pesan WhatsApp terkait kendala yang dihadapi penyidik sehingga belum berhasil mengungkap pelaku pembunuhan Caca, hingga naskah ini masuk ke meja redaksi belum memberikan tanggapan. (dy)

 


 

IKLAN