Bupati Sigi Target Karate Raih Enam Emas di Porprov 2026
SIGI, Radar Sulteng – Pemerintah Kabupaten Sigi menegaskan komitmennya dalam meningkatkan prestasi olahraga melalui penguatan pembinaan cabang olahraga karate. Hal itu ditandai dengan pelantikan Pengurus Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Sigi masa bakti 2026–2030 yang dirangkaikan dengan penutupan Kejuaraan Daerah (Kejurda) FORKI Kabupaten Sigi Tahun 2026 di Gedung Kesenian Taman RTH Taiganja, Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Minggu (19/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sigi Mohamad Rizal
Intjenae memasang target tinggi bagi kontingen karate Kabupaten Sigi, yakni
meraih enam medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah
2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Morowali.
Kita menargetkan enam medali emas pada Porprov nanti. Target ini bukan sesuatu yang mustahil jika pembinaan atlet dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan," ujar Rizal dalam sambutannya.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Harian FORKI Sulawesi
Tengah, Ketua Umum FORKI Kabupaten Sigi Mayor Inf. Tarno, Kapolres Sigi AKBP
Kari Amsah Ritonga, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Sigi Resky Andri
Ananda, Ketua DPRD Kabupaten Sigi Minhar Tjeho, Kepala Dinas Pemuda dan
Olahraga Kabupaten Sigi Ma'mun Maragau, jajaran pengurus FORKI, pelatih,
official, atlet, serta tamu undangan lainnya.
Rizal menjelaskan, Kejurda FORKI Kabupaten Sigi memiliki
peran penting sebagai wadah pembinaan sekaligus ajang seleksi atlet terbaik
yang akan dipersiapkan menghadapi Porprov. Menurutnya, kompetisi yang berlangsung
secara berjenjang menjadi bagian dari proses regenerasi atlet sekaligus
meningkatkan kualitas prestasi olahraga di daerah.
Ia mengungkapkan, pada Porprov sebelumnya di Kabupaten
Banggai, cabang olahraga karate berhasil menyumbangkan dua medali emas bagi
Kabupaten Sigi. Untuk Porprov 2026, KONI Kabupaten Sigi menaikkan target
menjadi enam medali emas.
Bupati optimistis target tersebut dapat tercapai mengingat
potensi atlet karate Sigi dinilai terus berkembang. Namun, keberhasilan itu
membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, KONI,
pengurus cabang olahraga, pelatih hingga orang tua atlet.
Kalau proses latihan, pembinaan dan pendampingan dilakukan secara serius, saya yakin karate Sigi mampu meraih hasil yang lebih baik dibanding Porprov sebelumnya," katanya.
Rizal juga memberikan apresiasi kepada Ketua Umum FORKI
Kabupaten Sigi Mayor Inf. Tarno beserta seluruh jajaran pengurus atas
penyelenggaraan Kejurda perdana FORKI Kabupaten Sigi. Menurutnya, kejuaraan
tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pembinaan karate yang
lebih terarah dan berkesinambungan.
Selain menjadi ajang kompetisi, Kejurda juga menjadi sarana
evaluasi kemampuan atlet sehingga proses seleksi menuju Porprov dapat dilakukan
secara objektif berdasarkan hasil pertandingan.
Di akhir kegiatan, Bupati Sigi secara resmi menutup
Kejuaraan Daerah FORKI Kabupaten Sigi Tahun 2026. Ia berharap kejuaraan
tersebut dapat menjadi agenda rutin tahunan untuk melahirkan karateka
berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Sigi di tingkat provinsi
maupun nasional. (bar/*)
.png)

