Bupati Sigi Pimpin Pelepasan Jenazah Wakil Bupati Pertama Livingstone Sango
SIGI, Radar Sulteng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi kembali berduka atas wafatnya salah satu tokoh yang berjasa dalam perjalanan pemerintahan daerah, Livingstone Sango. Almarhum merupakan Wakil Bupati Sigi pertama periode 2010–2015 yang mendampingi Bupati definitif pertama Kabupaten Sigi, almarhum Aswadin Randalembah.
Sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdiannya,
Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae didampingi Wakil Bupati Samuel Yansen Pongi
dan Sekretaris Daerah Nuim Hayat memimpin langsung prosesi pelepasan jenazah di
rumah duka di Jalan Kancil, Kota Palu, Senin (27/7/2026).
Prosesi berlangsung khidmat dan diawali dengan pembacaan
riwayat hidup almarhum yang mengulas perjalanan pengabdiannya selama berkiprah
di pemerintahan maupun dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Bupati Rizal menyampaikan belasungkawa
mendalam atas kepergian Livingstone Sango. Atas nama Pemerintah Kabupaten Sigi,
keluarga, dan pribadi, ia mengaku kehilangan sosok yang telah memberikan
kontribusi besar bagi pembangunan daerah sejak awal terbentuknya Kabupaten
Sigi.
Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sigi kehilangan salah satu putra terbaik daerah yang telah mengabdikan tenaga, pikiran, dan waktunya demi kemajuan Kabupaten Sigi. Semoga seluruh amal ibadah dan pengabdiannya diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa serta mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya," ujar Rizal.
Menurutnya, almarhum dikenal sebagai figur yang memiliki
dedikasi tinggi dalam menjalankan amanah pemerintahan saat mendampingi Bupati
Sigi pertama, almarhum Aswadin Randalembah. Semangat pengabdian tersebut, kata
Rizal, patut menjadi teladan bagi seluruh aparatur pemerintahan.
Ia pun mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan
penyelenggara pemerintahan di Kabupaten Sigi untuk meneladani integritas,
loyalitas, dan komitmen almarhum dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam suasana duka itu, Bupati Rizal juga mengajak keluarga,
kerabat, sahabat, dan seluruh masyarakat yang hadir untuk mendoakan serta
memaafkan segala kesalahan dan kekhilafan almarhum semasa hidupnya.
Sebagai manusia biasa, tentu tidak luput dari salah dan khilaf. Mari kita ikhlaskan dan memaafkan segala kekurangan almarhum, seraya mendoakan agar beliau diberikan jalan terbaik menuju ke hadirat Sang Pencipta," tuturnya.
Selain itu, Bupati berharap keluarga yang ditinggalkan
diberikan ketabahan, kekuatan, dan kesabaran dalam menghadapi cobaan tersebut.
Menurutnya, doa dan dukungan dari seluruh masyarakat akan menjadi penguat bagi
keluarga besar almarhum di tengah suasana duka.
Prosesi pelepasan jenazah turut dihadiri para kepala
Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan
Pemkab Sigi, keluarga besar almarhum, serta ratusan pelayat yang memadati rumah
duka. (bar/*)
.png)

