Bukan Sekadar Favorit, SMAN Madani Palu Andalkan Kualitas Belajar di Kelas

Daftar Isi

CERDAS BERMUTU - Aris Arianto, Wakasek Kesiswaan SMA Negeri Model Terpadu Madani Palu (Andika Nur Hikmah/ Radar Sulteng)

PALU, Radar Sulteng – SMA Negeri Model Terpadu Madani Palu terus memperkuat kualitas pendidikan dengan fokus pada proses pembelajaran di dalam kelas.

Sekolah yang berada di Jalan Soekarno Hatta, Kota Palu itu menargetkan seluruh lulusannya mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi berkualitas.

Wakasek Kesiswaan SMA Negeri Model Terpadu Madani Palu, Aris Arianto mengatakan, kekuatan utama sekolah bukan hanya pada kegiatan ekstrakurikuler, tetapi pada kualitas pembelajaran yang diberikan kepada siswa.

Menurutnya, seluruh guru terus diarahkan untuk meningkatkan metode mengajar agar siswa memiliki kemampuan akademik yang baik dan siap bersaing setelah lulus.

Kalau saya melihat keunggulan Madani itu lebih pada pembelajaran yang dilakukan di kelas. Semua guru dibekali bagaimana mengajar dengan baik, karena orientasi kita memang agar anak-anak bisa masuk ke perguruan tinggi yang mereka pilih,” ujar Aris,  Selasa (14/07/2026).

Ia menjelaskan, sejak awal berdiri, SMA Madani memang memiliki tujuan untuk mencetak lulusan yang mampu melanjutkan pendidikan, baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri.

Aris menyebut, sejumlah alumni SMA Madani telah melanjutkan pendidikan di berbagai negara seperti Australia dan China. Hal tersebut menjadi salah satu hasil dari upaya sekolah dalam menjaga kualitas pembelajaran.

Target utama kami adalah bagaimana lulusan dari SMA ini bisa diterima di perguruan tinggi berkualitas. Bukan hanya diterima, tetapi juga memiliki kemampuan untuk berkembang dan membawa nama baik sekolah,” katanya.

Selain pembelajaran akademik, sekolah juga tetap memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakat melalui berbagai kegiatan. Salah satunya melalui organisasi siswa yang mendorong kemampuan berpikir kritis seperti debat bahasa Inggris.

Aris menambahkan, kegiatan non akademik tetap menjadi bagian penting dalam pengembangan siswa, namun tidak boleh mengurangi fokus utama terhadap pembelajaran.

Kegiatan seperti organisasi dan lomba itu menjadi proses pembelajaran juga. Tetapi akademik tetap menjadi prioritas karena tujuan utama siswa di sini adalah melanjutkan pendidikan,” tuturnya.

Saat ini, SMA Negeri Model Terpadu Madani Palu memiliki sekitar 820 siswa dari kelas 10 hingga kelas 12. Pada penerimaan siswa baru tahun ini, sekolah menerima 286 siswa dari lebih dari 500 pendaftar.

Aris berharap seluruh siswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik selama tiga tahun, sehingga mampu menjadi lulusan yang memiliki kemampuan akademik, karakter, serta mampu beradaptasi di lingkungan perguruan tinggi.(Cr1)


 

IKLAN