Aristan : APBD Sulteng Harus Berdampak ke Rakyat, Tidak Cuma Fokus Serapan Anggaran
Anggota DPRD Sulteng dari Fraksi NasDem, Aristan, mengatakan
pengesahan tersebut menjadi bagian dari evaluasi terhadap pengelolaan keuangan
daerah selama tahun anggaran 2025.
Berdasarkan catatan rapat paripurna DPRD Sulteng, realisasi
pendapatan daerah tahun 2025 mencapai Rp5,745 triliun. Sementara realisasi
belanja daerah tercatat sebesar Rp4,949 triliun atau 86,15 persen dari total
anggaran.
Adapun Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) tahun 2025
sebesar Rp72,619 miliar akan menjadi salah satu sumber pembiayaan dalam APBD
Tahun Anggaran 2026.
Aristan menegaskan, keberhasilan pelaksanaan APBD tidak
hanya dapat diukur dari tingginya serapan anggaran, tetapi juga dari sejauh
mana belanja pemerintah memberikan dampak langsung terhadap masyarakat.
Menurutnya, indikator keberhasilan APBD harus terlihat dari
peningkatan pelayanan publik, terbukanya lapangan kerja, penurunan angka
kemiskinan, serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.
APBD bukan sekadar tentang bagaimana anggaran terserap, tetapi bagaimana anggaran tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Aristan.
Ia juga mengingatkan agar SiLPA tidak hanya dipandang
sebagai sisa anggaran yang tersimpan, melainkan harus menjadi bahan evaluasi
terhadap kualitas perencanaan, pelaksanaan program, serta kinerja pemerintah
daerah.
SiLPA harus menjadi bahan evaluasi. Pemerintah perlu melihat apakah ada persoalan dalam perencanaan, pelaksanaan kegiatan, maupun efektivitas program yang dijalankan,” ujarnya.
Aristan menyebut masih tingginya angka pengangguran serta
belum seimbangnya pertumbuhan ekonomi dengan penurunan angka kemiskinan menjadi
pekerjaan rumah yang harus segera mendapat perhatian pemerintah daerah.
Ia berharap seluruh rekomendasi DPRD terhadap
pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025 dapat menjadi dasar perbaikan tata
kelola keuangan daerah ke depan.
Setiap rupiah dalam APBD harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sulawesi Tengah dan mendorong pembangunan yang lebih merata,” pungkasnya. (bar/*)
.png)

