Alex Adrian Pertajam Personal Best, Lampaui Juara Emas PON 2024
![]() |
| Alexander Adrian |
Tampil pada nomor 200 meter gaya kupu-kupu di
12th Asian Age Group Championships 2026 di Bangkok, Thailand, Minggu (20/7),
atlet binaan SMANOR Tadulako itu berhasil mempertajam catatan waktu terbaiknya
(personal best/PB) sekaligus mengukuhkan diri sebagai the best nomor 200 meter
gaya kupu-kupu di Indonesia.
Performa Alex terus mengalami peningkatan
sepanjang tahun ini. Sebelumnya, pada Malaysia Invitational Age Group
Championships 2026 yang berlangsung Februari 2026, ia membukukan catatan waktu
terbaik 2 menit 04,20 detik di nomor 200 meter gaya kupu-kupu.
Namun di Bangkok, Alex kembali memecahkan
catatan pribadinya. Ia finis dengan waktu 2 menit 03,78 detik, atau lebih cepat
0,42 detik dari pencapaian sebelumnya.
Hasil tersebut sekaligus memperkokoh posisinya
sebagai perenang putra Indonesia dengan catatan waktu tercepat di nomor 200
meter gaya kupu-kupu berdasarkan database nasional.
Menariknya, waktu yang dibukukan Alex juga
lebih baik dibandingkan catatan peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumut 2024, S.
Mailikil Alim dari Jawa Tengah, yang saat itu merebut emas dengan waktu 2 menit
03,87 detik.
Meski berhasil mempertajam personal best,
persaingan di level Asia berlangsung sangat ketat. Pada babak final nomor 200
meter gaya kupu-kupu, medali emas diraih perenang Vietnam Duong Van Huang Qu
dengan waktu 2 menit 00,42 detik, disusul rekan senegaranya Hoang Tan yang mencatatkan
waktu 2 menit 01,46 detik. Sementara medali perunggu menjadi milik perenang
India, Dharsan.
Alex sendiri mengakhiri perlombaan di
peringkat kelima dari delapan finalis, sebuah pencapaian yang dinilai sangat
membanggakan mengingat ia mampu bersaing dengan para perenang terbaik Asia di
kelompok usianya.
Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari
Pengurus Provinsi Akuatik Indonesia Sulawesi Tengah dan Komite Olahraga
Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah. Mereka menilai peningkatan performa
Alex menjadi sinyal positif bagi peluang Sulawesi Tengah menambah kekuatan di
cabang olahraga renang menuju PON 2028.
Orang tua Alex, Beni, mengaku bersyukur atas
perkembangan yang terus ditunjukkan putranya. Menurutnya, hasil di Bangkok
merupakan buah dari latihan yang disiplin serta dukungan semua pihak yang
selama ini mendampingi proses pembinaan Alex.
Alhamdulillah, Alex kembali bisa memperbaiki personal best. Ini menjadi motivasi agar dia terus bekerja keras dan tidak cepat puas. Terima kasih kepada pelatih, Pengprov Akuatik Sulteng, KONI Sulteng, sekolah, dan semua pihak yang terus mendukung perjalanan Alex," ujar Beni.
Ketua Umum KONI Sulawesi Tengah, Fathur Razaq,
turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai peningkatan waktu
yang konsisten menunjukkan kualitas pembinaan atlet renang Sulawesi Tengah
semakin kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.
Menurut Fathur, keberhasilan Alex bukan hanya
menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga membuka optimisme besar bagi Sulawesi
Tengah untuk meraih prestasi lebih tinggi pada ajang nasional mendatang,
termasuk target medali emas pada PON 2028.
Alex telah membuktikan dirinya mampu bersaing di level Asia. Catatan waktunya bahkan sudah melampaui peraih emas PON 2024. Ini menjadi modal yang sangat baik dan tentu akan terus kami dukung agar prestasinya semakin meningkat," kata Fathur. (BAR)
.png)

