2026, Pemprov Sulteng Kucurkan Rp208,98 Miliar

Kadis Bimatarung Faidul Keteng
BERANI Lancar Tangani 57 Ruas Jalan 10 Jembatan

PALU, Radar Sulteng – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
terus mempercepat pembangunan infrastruktur melalui Program BERANI Lancar. Pada
2026, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp208,98 miliar untuk penanganan jalan
dan jembatan guna meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong
pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Capaian tersebut dipaparkan Kepala Dinas Bina Marga dan
Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Tengah, Faidul Keteng, dalam konferensi pers
capaian Program BERANI di Kantor Bappeda Sulawesi Tengah, Senin (6/7/2026).
Faidul menjelaskan, melalui BERANI Lancar pemerintah
menangani 57 ruas jalan provinsi dan 10 unit jembatan pada tahun ini. Selain
pekerjaan reguler, Pemprov Sulteng juga melaksanakan 12 paket kontrak tahun
jamak (multiyears contract) dengan total anggaran Rp604,82 miliar untuk
memastikan pembangunan infrastruktur berjalan berkelanjutan.
Dengan skema multiyears, pembangunan jalan provinsi dapat dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang," ujarnya.
Dari pekerjaan yang dilaksanakan pada 2026, penanganan
dilakukan pada 46 ruas jalan non-multiyears dengan total panjang pekerjaan
mencapai 43,73 kilometer.
Tak hanya berfokus pada jalan provinsi, Pemerintah Provinsi
Sulawesi Tengah juga memberikan dukungan pembangunan 26 ruas jalan desa
sepanjang 19,76 kilometer sebagai bagian dari target besar Program BERANI
Lancar, yakni membangun 1.000 kilometer jalan desa.
Sementara itu, pembangunan 10 unit jembatan dengan total
panjang 52 meter didukung anggaran sekitar Rp24 miliar untuk meningkatkan
aksesibilitas masyarakat di berbagai daerah.
Menurut Faidul, pembangunan jalan dan jembatan bukan sekadar
menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi menjadi penggerak utama aktivitas
ekonomi masyarakat.
Jalan yang baik akan memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan. Infrastruktur juga membuka konektivitas antarwilayah, menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," jelasnya.
Ia menambahkan, Program BERANI Lancar merupakan bagian dari
komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk menghadirkan pembangunan
yang merata hingga ke wilayah pedesaan. Dengan semakin terbukanya akses
transportasi, masyarakat diharapkan lebih mudah menjangkau pusat layanan,
pasar, maupun kawasan produktif.
Melalui percepatan pembangunan jalan dan jembatan tersebut, Pemprov Sulteng optimistis konektivitas antarwilayah akan semakin kuat sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan Masyarakat,” “ ujar Faidul. (bar/*)
.png)
